• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Ironi Pahlawan Devisa: Perlindungan PMI Harus Menyeluruh, Bukan Sekadar Fokus Deportasi

by Redaksi
26/10/2025
in Daerah
A A
Ironi Pahlawan Devisa: Perlindungan PMI Harus Menyeluruh, Bukan Sekadar Fokus Deportasi

Rektor UBT Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein menjadi narasumber diacara Pemuda ICMI Kaltara. Foto: Fokusborneo.com

​TARAKAN, Fokusborneo.com – Di tengah gemuruh kontribusi triliunan rupiah devisa negara dari Pekerja Migran Indonesia (PMI), muncul sorotan tajam terkait urgensi perlindungan hukum yang komprehensif.

Ironisnya, di saat PMI menjadi tulang punggung devisa mencapai angka Rp253,3 triliun pada 2024 dan ditargetkan melonjak hingga Rp439 triliun di 2025, permasalahan perlindungan justru masih didominasi penanganan pasca-masalah, seperti deportasi dan kasus penyiksaan.

Baca Juga

Gubernur Bawa Aspirasi DOB Kaltara ke Forum Nasional

Gubernur Harap Program SKALA Dilanjutkan di Kaltara

Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Kecamatan Tarakan Utara Gelar Forum Konsultasi Publik Legalisasi TUKS

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Hadirkan Layanan Kesehatan bagi 100 Ibu Hamil di Tarakan

Hal ini mengemuka dalam “Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia” yang digelar di Universitas Terbuka (UT) Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (25/10/25).

Kegiatan yang merupakan kolaborasi Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kaltara dengan Kementerian/Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ini, menegaskan negara harus memprioritaskan pencegahan dan perlindungan pra-keberangkatan.

Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Prof. Dr. Yahya Ahmad Zien dalam pemaparannya mengenai “Aspek Hukum Pekerja Migran Indonesia dan Problematikanya,” membuka kesadaran publik dengan analogi mendalam.

Ia menyamakan situasi PMI dengan kisah seorang tukang kayu yang terus bekerja lebih keras dan lebih lama, namun hasilnya sama, karena “tidak pernah mengasah kampaknya” yakni, tidak pernah memperbaiki alat atau sistem utamanya.

​”Pekerjaan migrasi Indonesia adalah salah satu tulang punggung devisa negara. Kami punya data, tahun 2024, devisa dari pekerja kita mencapai Rp251 triliun dan target di 2025 naik menjadi Rp439 triliun. Artinya, devisa ini luar biasa besar,” tegas Prof. Yahya.

Namun, di balik angka fantastis tersebut, sejumlah problematika serius terus tumbuh diantaranya maraknya PMI ilegal/non-prosedural dan korban penipuan peluang kerja.Kekerasan dan gaji tidak dibayar yang masih menjadi kasus harian.

Belum lagi modus perdagangan orang yang bahkan melibatkan ancaman pidana kepada keluarga agar calon PMI tetap berangkat. Terakhir fenomena deportasi yang kini tak hanya menimpa pria dan wanita, tetapi juga anak-anak.

​Prof. Yahya menekankan sesuai Undang-Undang, fokusnya adalah “Perlindungan Pekerja Migran Indonesia,” bukan pelarangan kerja. Artinya, negara menyadari migrasi akan terus didorong.

“Oleh karena itu, negara harus fokus pada perlindungan menyeluruh,” tegasnya.

​Melihat tingginya target devisa dan risiko yang dihadapi PMI, langkah perbaikan paling fundamental menurutnya harus dimulai dari hulu, yaitu tahap pencegahan sebelum keberangkatan.

“Selama ini mungkin kita hanya fokus pada yang sudah ada, ada masalah dipulangkan, deportasi, yang sedang bekerja itu berbagai macam masalah. Tapi pernahkah kita menyentuh persoalan pencegahan? Siapa yang bisa menjamin safety mereka kerja di sana?” ujar Prof. Yahya.

​Diakhir penyampaiannya, Yahya menegaskan tanggung jawab negara untuk “Pahlawan Devisa” ini harus diwujudkan.

“Salah satunya, pemberian perlindungan menyeluruh mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, mencakup pekerja, keluarga, serta sebelum, selama, dan setelah bekerja, sesuai amanat undang-undang,” pesannya.

Fokus lainnya pada pencegahan dan mampu mengatasi persoalan PMI yang akan berangkat, termasuk memutus rantai sindikat ilegal, meningkatkan keterampilan dari low skill ke high skill , serta menjamin pembiayaan dan perlindungan hukum sejak awal.

Terakhir mewujudkan kerja aman dan bermartabat dengan total devisa yang mencapai ratusan triliun, PMI layak mendapatkan jaminan penuh agar tidak lagi merasa seperti “main lotre” saat mencari pekerjaan di luar negeri.(Mt)

Tags: bp3miHeadlineICMIPekerja Migran IndonesiaPmiprof Yahya Ahmad ZeintkitkwUBTuniversitas borneo tarakan

Berita Lainnya

Daerah

Gubernur Bawa Aspirasi DOB Kaltara ke Forum Nasional

29 September 2026 21:16
Daerah

Gubernur Harap Program SKALA Dilanjutkan di Kaltara

29 September 2026 20:09
Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Kecamatan Tarakan Utara Gelar Forum Konsultasi Publik Legalisasi TUKS
Daerah

Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Kecamatan Tarakan Utara Gelar Forum Konsultasi Publik Legalisasi TUKS

29 September 2026 16:18
Daerah

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Hadirkan Layanan Kesehatan bagi 100 Ibu Hamil di Tarakan

29 September 2026 11:40
Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan
Daerah

Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan

29 September 2026 11:15
Daerah

Kantor UPP Sungai Nyamuk Tingkatkan Keselamatan Pelayaran Melalui Pemasangan Rambu Larangan Merokok

29 September 2026 09:34
Next Post

Qubika Nusantara Glow Run 7K 2025: Lari Sambil Nikmati Suasana Malam Nusantara

Sukses Besar! Porserosi Tarakan Cetak Talenta Muda Lewat “Rollerskate dan Skateboard Competition”

Sukses Besar! Porserosi Tarakan Cetak Talenta Muda Lewat "Rollerskate dan Skateboard Competition"

Dishub Balikpapan Perketat Pengawasan Parkir Akhir Pekan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan di Kaltara Tembus Rp 82 Miliar, Tarakan Menyumbang Angka Terbesar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Pos Aji Kuning Amankan 1.500 Bungkus Rokok Diduga Ilegal di Perbatasan

29 September 2026 22:01

Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

29 September 2026 21:20
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP