TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – APBD Kabupaten Bulungan Tahun 2026 disahkan Jumat (28/11/2025) dengan belanja mencapai Rp2,010 triliun meski pendapatan daerah menurun. Pemerintah daerah menegaskan program prioritas tetap berjalan untuk masyarakat.
Pengesahan APBD ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati Bulungan, Syarwani, dan seluruh anggota DPRD dalam Rapat Paripurna Ke-8 Masa Sidang III Tahun 2025.
Bupati menyampaikan pendapatan daerah mengalami penurunan signifikan akibat berkurangnya Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
“Pendapatan daerah tahun depan mencapai Rp1,580 triliun, sementara belanja direncanakan sebesar Rp2,010 triliun. Selisihnya akan ditutup melalui pembiayaan daerah sekitar Rp425 miliar. Penurunan terbesar berasal dari pos TKD yang turun sekitar Rp200 miliar,” jelas Syarwani.
Meski ruang fiskal menyempit, Bupati menegaskan program prioritas tetap berjalan, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. Ia menyebut penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama Pemkab Bulungan.
“Kami tetap memprioritaskan layanan pendidikan dan kesehatan sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Peningkatan kapasitas SDM juga akan dilakukan melalui berbagai program OPD, agar masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Syarwani.
Di bidang kesehatan, pemkab akan tetap memperkuat layanan publik melalui berbagai OPD, termasuk Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Daerah, hingga DP3AP2KB. Infrastruktur juga menjadi perhatian, meski intervensi dilakukan secara bertahap.
“Kondisi jalan Tanjung Palas Utara–Tanjung Palas Tengah melalui Desa Kelubir hingga Salimbatu menjadi fokus perhatian. Peningkatan kondisi jalan akan dilakukan bertahap sesuai ketersediaan anggaran,” tambahnya.
Bupati juga mengapresiasi kontribusi DPRD Bulungan dalam proses penyusunan APBD 2026. Masukan fraksi dinilai konstruktif dan menjadi acuan dalam penyempurnaan anggaran.
“Pembahasan bersama Banggar DPRD dan TAPD menunjukkan kolaborasi, transparansi, dan akuntabilitas. Semua catatan fraksi akan kami tindaklanjuti agar setiap rupiah anggaran memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Syarwani.
Selain fokus pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, APBD 2026 juga diarahkan untuk penguatan tata kelola pemerintahan, digitalisasi layanan publik, pengembangan ekonomi lokal termasuk UMKM, pertanian, dan perikanan, serta penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
“Kami akan pastikan setiap program berjalan efektif. APBD 2026 untuk meningkatkan kesejahteraan warga Bulungan,” pungkasnya. (rn)
Tag:
APBD Bulungan 2026, DPRD Bulungan, Bupati Bulungan, Syarwani, Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, Program Prioritas, Pemerintahan Daerah, Kaltara
Teks Foto:
Bupati Bulungan, Syarwani, menandatangani persetujuan bersama DPRD terhadap APBD 2026 dalam Rapat Paripurna, Jumat (28/11/2025).















Discussion about this post