BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Sejumlah ruas jalan di Kota Balikpapan dilaporkan mengalami kerusakan di beberapa titik. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari tingginya aktivitas truk besar, kendaraan overload dari luar daerah yang keluar-masuk melalui pelabuhan, hingga faktor usia jalan yang memang sudah lama dan membutuhkan pengaspalan ulang.
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan mencatat, sepanjang tahun 2025 pihaknya telah melakukan perbaikan jalan dalam skala besar. Perbaikan tersebut mencakup kurang lebih 8.000 titik yang tersebar di berbagai wilayah kota, baik berupa penambalan jalan berlubang maupun pengaspalan baru sesuai tingkat kerusakan.
Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Muda DPU Balikpapan, Yonatan, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan berdasarkan hasil survei lapangan. “Ya, tahun 2025 ini kami telah melakukan banyak perbaikan jalan, kurang lebih 8.000 titik. Jalan yang berlubang kami tambal, sementara yang kerusakannya cukup parah dilakukan pengaspalan baru. Semua disesuaikan dengan kondisi kerusakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk lubang berukuran kecil biasanya langsung dilakukan penambalan. Namun jika lubang cukup besar dan tersebar di satu titik, tim DPU akan segera turun untuk melakukan perbaikan menyeluruh agar tidak membahayakan pengguna jalan. “Kami berupaya cepat merespons demi kenyamanan dan keselamatan warga,” ujarnya.
Selain itu, DPU Balikpapan juga membuka ruang partisipasi masyarakat. Laporan dari warga terkait jalan rusak menjadi salah satu acuan penting. “Jika ada laporan masuk, tim kami langsung bergerak melakukan pengecekan dan perbaikan, selama jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kota,” kata Yonatan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa tidak semua jalan berada di bawah kewenangan DPU Balikpapan. Jalan nasional maupun provinsi, seperti Jalan Jenderal Sudirman, menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Meski begitu, kondisi Jalan Jenderal Sudirman saat ini tetap menjadi perhatian.
Beberapa titik dilaporkan rusak, namun masih relatif aman dilalui. Salah seorang warga, Jali, menilai jalan tersebut idealnya dilakukan pengaspalan ulang atau overlay agar lebih nyaman dan aman bagi pengguna jalan.(oc)















Discussion about this post