TARAKAN, Fokusborneo.com – Kerukunan Keluarga Besar Makassar (KKBM) secara resmi menyatakan sikap bulat untuk mengusung Dr. Syafruddin, SH, MM sebagai calon Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Tarakan periode 2026–2031.
Keputusan strategis ini lahir dalam pertemuan kekeluargaan yang digelar di kediaman Dewan Pembina KKSS, Ince A. Rifai, Minggu (8/2/26).
Pertemuan tersebut menjadi momentum krusial bagi warga Makassar di Tarakan untuk menyatukan visi dalam bursa kepemimpinan paguyuban warga Sulawesi Selatan tersebut.
Ketua KKBM Kaltara, Najamuddin atau yang akrab disapa Haji Lontong menegaskan dukungan terhadap Dr. Syafruddin bukanlah tanpa alasan.
Dr. Syafruddin bukanlah orang baru dalam kancah organisasi dan pelayanan publik di Tarakan. Selain menjabat sebagai Penasehat Utama KKBM, ia juga merupakan Mantan Ketua KPU Kota Tarakan.
Pengalaman kepemimpinannya di lembaga negara dinilai menjadi modal kuat untuk membawa perubahan bagi organisasi.
“Kami telah membulatkan tekad. Dukungan ini adalah bentuk kepercayaan penuh dari keluarga besar Makassar kepada Dr. Syafruddin untuk membawa KKSS Tarakan ke arah yang lebih baik dan lebih solid ke depannya,” tegas
Hadir pula dalam pertemuan tersebut Sekretaris KKBM Kaltara yang juga anggota DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, serta Ketua KKBM Kota Tarakan, Darmo.
Kehadiran para tokoh ini mempertegas arus dukungan dari akar rumput hingga tingkat wilayah telah mengerucut pada satu nama.
Mereka meyakini, di tangan dingin seorang mantan ketua KPU, integrasi warga perantauan akan semakin kokoh.
Senada dengan itu, Syamsuddin Arfah menilai Dr. Syafruddin adalah figur yang memiliki komitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai persatuan di tanah rantau.
”Beliau (Dr. Syafruddin) adalah sosok yang mampu merangkul. Kami membutuhkan pemimpin yang tidak hanya paham organisasi, tapi juga punya hati untuk mempererat tali silaturahmi warga Sulawesi Selatan di Tarakan,” ujar Syamsuddin.
KKBM berharap proses transisi kepemimpinan ini dapat berjalan kondusif, demokratis, dan tetap mengedepankan prinsip sipakatau, sipakalebbi, sipakainge (saling menghormati, memuliakan, dan mengingatkan).
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama seluruh jajaran pengurus untuk mengawal pencalonan Dr. Syafruddin hingga hari pemilihan mendatang.(*/mt)















Discussion about this post