SAMARINDA, Fokusborneo.com – Jajaran Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Selasa (10/2/2026), satuan ini melaksanakan panen jagung perdana di lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang dikelola secara mandiri.
Kegiatan panen yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Batalyon B Pelopor, Samarinda Seberang, dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor, Kompol Edy Musdwiyono, S.Sos., serta diikuti jajaran perwira dan seluruh personel. Panen perdana ini menjadi bukti keberhasilan satuan dalam mengoptimalkan lahan pekarangan menjadi area produktif yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan.
Pelaksanaan panen jagung tersebut merupakan bagian dari agenda strategis Batalyon B Pelopor dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional Tahun 2026. Melalui pemanfaatan lahan P2L, satuan ini berupaya memperkuat ketersediaan pangan di lingkungan internal sekaligus berkontribusi terhadap kedaulatan pangan daerah.
Suasana kebersamaan tampak kental saat para personel bahu-membahu memanen jagung yang tumbuh subur. Selain menghasilkan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi internal bagi personel tentang pentingnya kemandirian sektor pertanian sebagai penunjang kesiapan dan ketahanan institusi Polri di tengah dinamika ekonomi global.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi atas capaian yang diraih Batalyon B Pelopor. Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Keberhasilan panen jagung ini adalah wujud nyata filosofi Bakti Brimob untuk Masyarakat. Dengan membangun kemandirian pangan di lingkungan satuan, kita turut membantu pemerintah menjaga pasokan pangan nasional. Prajurit Brimob harus adaptif dan mampu menghadirkan solusi konkret, termasuk di sektor pangan,” ujar Andy Rifai.
Ia juga mengajak seluruh personel serta masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif. Menurutnya, setiap jengkal tanah yang dikelola dengan baik merupakan investasi bagi kesejahteraan di masa depan.
“Mari jadikan kemandirian pangan sebagai kekuatan. Prajurit Brimob tidak hanya sigap dalam tugas pengamanan, tetapi juga menjadi pelopor dalam membangun kedaulatan pangan bangsa. Terus berkarya dan berikan pengabdian terbaik. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.(**)












Discussion about this post