TARAKAN, Fokusborneo.com – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Syamsuddin Arfah, menekankan pentingnya peran strategis remaja masjid dalam menjaga stabilitas sosial dan moral di Bumi Benuanta.
Hal ini disampaikannya dalam agenda reses masa persidangan tahun 2026 yang berlangsung di Kedai Celebes, Jalan Halmahera, Pamusian, Kota Tarakan, Senin (16/2/26).
Di hadapan para pemuda dan mahasiswa, Syamsuddin menyebut kelompok remaja masjid bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan benteng pertahanan daerah dari pengaruh negatif.
Politisi PKS itu menegaskan pemerintah dan legislatif harus hadir memberikan dukungan nyata bagi eksistensi remaja masjid.
Menurutnya, kolaborasi aktif antara pemerintah dan pemuda masjid adalah kunci untuk membangun karakter generasi muda Kaltara yang tangguh.
”Anak-anak remaja masjid ini harus kita rangkul dan kolaborasi. Mereka adalah ‘pagar’ Kalimantan Utara agar daerah kita tetap baik. Dengan mengajak mereka mencintai masjid, aktif di pengajian, dan berkegiatan positif, kita sebenarnya sedang memagari masa depan daerah ini,” ujar Syamsuddin.
Ia juga berkomitmen untuk memperjuangkan dukungan anggaran, termasuk melalui skema hibah, agar kegiatan-kegiatan positif di lingkungan masjid tetap hidup dan berkelanjutan.
“Kita harus support kegiatan mereka supaya ini tetap berjalan. Inilah pagar kita,” imbuhnya.(*/mt)















Discussion about this post