TARAKAN, Fokusborneo.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) daerah pemilihan (Dapil) Tarakan, Supa’ad Hadianto, melaksanakan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 dengan sambutan luar biasa dari masyarakat setempat.
Pertemuan yang dilaksanakan di Aula Joglo Perumahan Intraca, Selasa (17/2/26), menjadi momen emosional bagi warga.
Supa’ad mengakui adanya nuansa kerinduan yang mendalam dari konstituen terhadap wakil rakyat mereka.
”Saya melihat ada nuansa rasa kangen masyarakat terhadap anggota DPRD yang mereka pilih. Mereka sangat berharap bisa bertemu langsung. Itu nampak sekali dari antusiasme warga yang tetap bertahan mengikuti acara hingga akhir,” ujar Supa’ad.
Dalam dialog tersebut, mayoritas aspirasi yang disampaikan warga menyangkut kebutuhan mendasar di lingkungan perumahan seperti perbaikan jalan dan renovasi pendopo pertemuan yang dinilai sudah tidak layak.
Selain itu, perlunya dukungan untuk pelaku UMKM dan koperasi. Serta terakhir usulan pengadaan mesin potong rumput serta armada sampah roda tiga untuk menjaga kebersihan komplek.
Meski berkomitmen membawa aspirasi ini ke meja pembahasan anggaran, Supa’ad memberikan edukasi yang jujur mengenai kondisi keuangan daerah. Ia memaparkan bahwa APBD Provinsi Kaltara tahun 2026 sedang mengalami tekanan berat dari sebelumnya Rp3,1 triliun hanya tersisa Rp2,2 triliun atau turun Rp600-700 miliar.
“Kondisi APBD kita saat ini sedang tidak baik-baik saja karena ada penurunan signifikan. Ini adalah pukulan secara ekonomis bagi kita. Namun, pemerintah dan DPRD tetap berkomitmen membangun melalui skala prioritas, baik lewat Musrenbang maupun RPJMD yang telah dirancang,” jelasnya.
Supa’ad berjanji akan memperjuangkan usulan warga Perumahan Intraca agar dapat masuk dalam pembahasan APBD Perubahan 2026 maupun APBD Murni 2027, dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.(*/mt)















Discussion about this post