NUNUKAN, Fokusborneo.com – Kecelakaan udara tragis menimpa sebuah pesawat pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) di kawasan Dataran Tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan, Kamis (19/2/26).
Merespons cepat insiden tersebut, jajaran Kodim 0911/Nunukan langsung mengerahkan personel Koramil 0911-06/Krayan ke titik koordinat jatuhnya pesawat untuk melakukan penyelamatan darurat.
Komandan Kodim (Dandim) 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo, S.Hub. Int., M.H.I., mengonfirmasi musibah tersebut. Begitu informasi diterima, ia segera menginstruksikan aparat kewilayahan untuk bergerak pada kesempatan pertama guna memastikan kondisi di lapangan.
”Kami membenarkan adanya peristiwa pesawat jatuh tersebut. Saya sudah perintahkan Koramil Krayan untuk segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar bisa bergerak cepat melakukan pencarian serta evakuasi di lokasi kejadian,” tegas Letkol Inf Tony Prasetyo.
Di bawah komando Danramil 0911-06/Krayan, Letnan Dua Inf Supardi, tim gabungan yang terdiri dari para Babinsa, Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 4/Parahyangan, unsur kecamatan, hingga masyarakat setempat berhasil mencapai titik lokasi dalam waktu singkat.

Namun, kondisi di lapangan menunjukkan kerusakan yang sangat parah. Pesawat ditemukan dalam keadaan hangus terbakar hebat.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, pilot pesawat dilaporkan meninggal dunia.
”Saat personel Koramil bersama instansi terkait dan masyarakat sampai di titik jatuh, kondisi pesawat sudah terbakar. Sangat disayangkan, pilot pesawat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” lapor Letda Inf Supardi dari lokasi kejadian.
Mengingat pesawat tersebut membawa muatan BBM yang sangat mudah terbakar, personel TNI melakukan pengamanan ketat di sekitar area puing pesawat.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi ledakan susulan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan yang lebih luas di wilayah Krayan.
Hingga berita ini diturunkan, Kodim 0911/Nunukan terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak maskapai dan otoritas bandara.
Fokus saat ini adalah proses evakuasi lanjutan serta investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.(**)















Discussion about this post