NUSANTARA, Fokusborneo.com — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu (21/2/2026), sekaligus menyampaikan pesan keagamaan tentang pentingnya mengawali setiap aktivitas dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim sebagai sumber keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT.
Pesan tersebut menjadi bagian awal dari rangkaian kajian keagamaan yang akan dihadirkan di Masjid Negara IKN sebagai ruang pembelajaran terbuka bagi masyarakat untuk memperdalam nilai-nilai Islam. Hadirnya kegiatan ini menegaskan Ibu Kota Nusantara sebagai kawasan inklusif dengan fasilitas keagamaan yang mendukung peningkatan spiritualitas masyarakat.
Seiring dengan percepatan pembangunan Nusantara, Nasaruddin menyampaikan bahwa Ibu Kota Nusantara nantinya akan menjadi kota yang dirindukan. Ia sekaligus menegaskan bahwa Nusantara akan menjadi kota yang mahbuub (yang dicintai) bagi masyarakat.
“Saya sangat bersyukur menyaksikan perkembangan IKN yang dahsyat itu ya. Tidak sampai setahun saya tinggalkan, tapi balik lagi, itu dahsyat. Saya berharap insyaallah ke depan nanti itu IKN akan menjadi kota yang dirindukan, jadi mahbuub ya,” pesan Nasaruddin.
Kegiatan salat subuh berjamaah ini turut dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah kawasan, mulai dari Istana Garuda hingga area Glamping IKN, sebagai cerminan keterpaduan antara pembangunan kawasan dengan kehidupan sosial, keagamaan, dan konservasi alam di Nusantara.
Melalui penguatan berbagai kegiatan keagamaan, Masjid Negara IKN diharapkan menjadi pusat dan ruang pembelajaran spiritual yang terbuka bagi masyarakat. Hal ini sekaligus menguatkan harapan agar Nusantara tumbuh sebagai kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga menjadi kota yang dicintai dan dirindukan (mahbuub) oleh masyarakat.(**)















Discussion about this post