TARAKAN, Fokusborneo.com – Penantian panjang warga di wilayah pesisir, khususnya di sepanjang Jalan Poros Tanjung Pasir hingga Tanjung Batu, kini mulai menemui titik terang.
Program pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dilakukan Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mendapat apresiasi tinggi dari tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD Kota Tarakan, Asrin Saleh.
Asrin Saleh mengungkapkan rasa syukurnya atas langkah nyata yang diambil Walikota Tarakan dan Kepala Dishub.
Menurutnya, pemasangan lampu jalan ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang selama ini merasa was-was saat melintasi jalur tersebut di malam hari.
”Inilah yang patut saya syukuri kepada Pemerintah Kota Tarakan, khususnya Bapak Walikota dan Kepala Dinas Perhubungan. Beberapa bulan lalu kami terus mengeluhkan kondisi jalan yang gelap, dan Alhamdulillah hari ini progresnya sudah terlihat nyata di lapangan,” ujar Asrin, Senin (31/3/26).
Berdasarkan pantauan di lapangan, dari total target 64 titik lampu yang direncanakan, saat ini sudah terpasang kurang lebih 40 titik. Meski belum tuntas 100 persen, Asrin menyebutkan progres pengerjaan telah mencapai angka sekitar 75%.
Berbeda dengan beberapa titik lain, PJU yang dipasang di wilayah pesisir ini menggunakan sambungan listrik langsung, bukan tenaga surya, untuk memastikan pencahayaan yang lebih stabil dan maksimal.
Sebelum adanya pemasangan lampu ini, Jalan Poros Tanjung Pasir dikenal sangat gelap dan rawan. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat akibat tingginya risiko.
”Sebelumnya memang gelap sekali. Masyarakat takut beraktivitas menuju kota karena sering terjadi kecelakaan dan aksi begal. Itulah mengapa kami terus mendorong pemerintah untuk segera melakukan pemasangan,” tambahnya.
Asrin tidak menampik realisasi ini merupakan tindak lanjut dari dinamika rapat dengar pendapat (RDP) yang cukup alot sebelumnya. Ia menyebutkan bahwa sempat beredar video dirinya yang bereaksi keras menuntut percepatan pembangunan fasilitas ini.
”Alhamdulillah, hasil RDP di DPRD ditanggapi langsung Kepala Dinas Perhubungan. Kami melihat ada progres setiap malamnya secara bertahap (menyicil) hingga nanti mencapai target 100 persen,” tutup Asrin.
Pihak Dinas Perhubungan dikabarkan akan segera melanjutkan pemasangan di titik-titik sisa, termasuk area RT 17 yang saat ini masih dalam tahap agenda pengerjaan di tengah kesibukan pemeliharaan rutin di wilayah kota lainnya.(*/mt)

















Discussion about this post