TARAKAN, Fokusborneo.com – Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPj DPRD Kota Tarakan, Barokah, menekankan pentingnya transparansi informasi melalui digitalisasi layanan.
Hal ini disampaikan saat memimpin uji petik di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) untuk mencocokkan realisasi program dengan kondisi lapangan, Senin (13/4/26).
Dalam kunjungannya, Barokah menyoroti website DPRD yang belum bisa diakses secara maksimal oleh masyarakat.
Politisi NasDem itu menegaskan ketersediaan data digital sangat krusial bagi publik.
”Kami berharap supaya website khususnya yang ada di DPRD segera dibuka. Karena siapa tahu nanti dari mahasiswa ingin mencari data atau informasi, jangan sampai website yang ada di DPRD Kota tidak terbuka,” ujar Barokah.
Barokah juga meminta Command Center yang ada di DKISP dikoneksikan ke Polres Tarakan, sehingga bisa memantau daerah-daerah rawan kriminalitas di Kota Tarakan.
“Masalah Sitkamtibmas di wilayah Kota Tarakan, supaya Command Center yang ada di Polres maupun yang ada di Wali Kota bisa dikoneksikan (connected), sehingga bisa memantau daerah-daerah rawan yang ada di Tarakan ini,” pesannya.
Selain website instansi, perhatian serius juga diberikan pada Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH).
Barokah menilai platform ini merupakan sarana edukasi hukum yang wajib diketahui khalayak luas.
”Masalah JDIH, nanti kita akan koordinasi dengan Kabag Hukum karena menyangkut masalah hukum. Ini produk baru tapi memang diwajibkan agar mahasiswa dan masyarakat tahu. Insyaallah akan segera dibuka kembali setelah mereka berkoordinasi,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melalui integrasi sistem digital yang lebih solid.(*/mt)











Discussion about this post