TANJUNG SELOR – Polresta Bulungan Polda Kaltara menyiagakan personelnya untuk mengamankan kegiatan silaturahmi para raider (komunitas motor) yang dirangkaikan dengan penyampaian statement deklarasi penolakan LGBT di Kabupaten Bulungan, Minggu siang (2/8/2026).
Pengamanan (PAM) yang dimulai sejak pukul 14.00 WITA hingga selesai tersebut melibatkan 10 personel siaga Polresta Bulungan dari total 12 personel yang tersprin, guna memastikan jalannya agenda aspirasi dan berkumpulnya komunitas motor tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Aipda Hadi menyampaikan bahwa penyiagaan petugas di lapangan merupakan bagian dari tugas pelayanan kepolisian dalam mengawal setiap aktivitas penyampaian pendapat maupun kegiatan masyarakat di ruang publik.
”Personel dikerahkan untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup di sekitar lokasi acara, mengatur arus lalu lintas di sekitar area berkumpulnya para raider, serta memastikan seluruh rangkaian penyampaian aspirasi berjalan sesuai koridor hukum dan menjaga kondusifitas wilayah,” terang Aipda Hadi.
Kehadiran puluhan anggota komunitas motor yang memadati lokasi tidak sampai mengganggu kelancaran arus lalu lintas umum. Berkat penataan alur parkir dan penjagaan oleh personel kepolisian di titik-titik rawan, aktivitas pengguna jalan lainnya tetap berjalan dengan lancar dan teratur.
Seluruh rangkaian kegiatan silaturahmi antarkomunitas motor beserta penyampaian pernyataan sikap warga masyarakat tersebut berakhir dengan situasi yang tetap aman, tertib, dan kondusif.
Pengamanan terpadu ini merupakan wujud komitmen Polresta Bulungan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik untuk menjaga ketertiban masyarakat, sesuai dengan motto: “Mudahkanlah Apa yang Seharusnya Mudah.” (**)











Discussion about this post