TARAKAN, Fokusborneo.com – Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tarakan masa bakti 2026-2031 resmi dikukuhkan di Hotel Duta, Kota Tarakan, Senin (5/10/26).
Pengukuhan dipandu langsung Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Herman.
Berdasarkan penetapan komposisi kepengurusan, posisi Dewan Syuro dipercayakan kepada Ir. Thamrin, sementara kepengurusan DPC PKB Kota Tarakan, Ahmad Usman sebagai Ketua, Randy Ramadhana Erdian sebagai Sekretaris, dan Rahmad Suparman sebagai Bendahara.
Ketua DPC PKB Kota Tarakan Ahmad Usman mengungkapkan rasa syukurnya atas kesinambungan kepengurusan yang tetap terjaga dengan baik, serta adanya penambahan tenaga baru yang solid untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
Ia memaparkan perjalanan politik PKB di Kota Tarakan terus menunjukkan tren peningkatan perolehan kursi yang signifikan dari pemilu ke pemilu.
“Pada Pemilu 2014 kita mengawali dengan 2 kursi, kemudian di Pemilu 2019 meningkat 100 persen menjadi 4 kursi, dan alhamdulillah pada Pemilu 2024 kita kembali mengalami penambahan suara dengan perolehan 13.409 suara serta mendudukkan 5 kader terbaik kita di kursi DPRD Kota Tarakan,” ujar Ahmad Usman.
Selain pelantikan pengurus, rangkaian kegiatan malam itu juga diisi dengan orientasi politik guna menyamakan frekuensi dan memperkuat pemahaman ideologi partai bagi seluruh kader.
Ahmad Usman menegaskan kemenangan dalam pemilu bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah instrumen untuk mendatangkan kemaslahatan dan memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat.

Ia mengingatkan seluruh kader bahwa jabatan dan kedudukan yang diemban bukanlah sekadar simbol status sosial, melainkan sarana perjuangan dalam merebut kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat.
Mengutip prinsip dasar Islam Tasarruful imam alar raiyyah manuthun bil maslahah, ia menekankan bahwa setiap kebijakan atau tindakan seorang pemimpin harus senantiasa berorientasi pada kemaslahatan rakyat.
”Jabatan dan nama yang melekat di pundak kalian bukanlah sekadar status sosial atau pengisi waktu luang, melainkan menjadi bagian dari PKB dalam menjalankan jalan pengabdian yang nyata untuk merebut kepemimpinan yang benar-benar membela rakyat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Usman menitipkan tiga instruksi penting kepada seluruh kader dan pengurus yang baru dilantik. Pertama, kader diminta untuk bekerja lebih baik dan benar sesuai dengan arahan Ketua Umum DPP PKB, Gus Muhaimin Iskandar.
Kedua, kader harus menunjukkan bahwa PKB memiliki ideologi yang kuat serta siap menjadi pemimpin di semua lini, mulai dari tingkat RT, kepala daerah, hingga aktivis sosial. Ketiga, ia menekankan pentingnya menjaga soliditas, loyalitas, dan disiplin waktu sebagai kunci utama keberhasilan perjuangan partai.
”Mari kita jaga kekompakan PKB ini agar tetap sehat, kuat, mandiri, kokoh, dan mengusung kenangan di masa depan. Pelantikan ini adalah awal yang suci, mari kita mulai pengabdian dengan niat yang tulus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat kecil. Turunlah ke masyarakat, dengarkan suara mereka, dan hadirkan solusinya,” pungkas Ahmad Usman.(*/mt)













Discussion about this post