TARAKAN – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara dari Fraksi Partai Gerindra, Jufri Budiman, menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Provinsi Kalimantan Utara. Kegiatan angkatan pertama ini menyasar ratusan anak muda di bawah usia 40 tahun dari seluruh pelosok daerah perbatasan.
Jufri menjelaskan bahwa diklat yang diselenggarakan selama tiga hari ini bertujuan untuk membentuk mental kepemimpinan generasi muda agar dapat berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
“Dalam diklat ini kita membangun bagaimana adik-adik kita bisa menjadi negarawan, menjadi orang yang berguna, dan tentu menjaga NKRI karena kita berada di wilayah perbatasan. Mereka adalah kader-kader Gerindra yang siap berbakti kepada nusa, bangsa, serta masyarakat Kalimantan Utara,” ujar Jufri usai upacara pembukaan.
Diklat angkatan pertama ini diikuti oleh 300 peserta yang seluruhnya merupakan kader-kader baru. Perwakilan peserta diambil secara merata dari lima kabupaten/kota di Kaltara, yakni Kota Tarakan, Kabupaten Malinau, Nunukan, Tana Tidung (KTT), dan Bulungan.
Menurut Jufri, para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan diharapkan segera turun ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi serta mengawal berbagai kebijakan pemerintah pusat.
“Kita mau kader-kader ini selesai diklat langsung turun ke masyarakat untuk memberikan edukasi bahwa NKRI di perbatasan ini tetap kuat dan terjaga. Selain itu, mereka juga bertugas mengawal program-program Presiden Bapak Prabowo Subianto,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa partai akan memantau potensi para peserta selama pelatihan berlangsung. Bagi kader yang menunjukkan prestasi menonjol, pihak partai berencana memberikan pelatihan tingkat lanjut di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang.
“Di sini pelatihan hanya berlangsung 3 hari. Nanti dari hasil pelatihan ini kita cari bibit-bibit terbaik. Mana yang berprestasi akan kita kirim ke Hambalang untuk dididik lebih mendalam selama kurang lebih 3 bulan. Untuk gelombang atau angkatan selanjutnya, kita tetap menunggu arahan dari Ketua Umum, Presiden Bapak Prabowo,” jelas Jufri.
Mengakhiri keterangannya, Jufri berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga kesehatan dan memanfaatkan waktu diklat dengan maksimal.
“Pesan saya, tetap jaga kesehatan. Walaupun waktunya singkat dalam 3 hari, materi yang diberikan harus didalami dan betul-betul diimplementasikan di tengah masyarakat saat kembali ke daerah masing-masing,” pungkasnya. (**)












Discussion about this post