TARAKAN – Mogok speedboat reguler di Pelabuhan SDF Kota Tarakan masih berlanjut, penumpang banyak beralih ke speedboat kecil mesin satu. Penumpang speedboat bermesin 200 ini, jumlahnya meningkat hingga dua kali lipat dari hari biasanya.
Tampak penumpukan penumpang di Pelabuhan Intimung Taka yang berada di RT. 03 Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah sejak Minggu pagi 05 Januari 2020. Penumpang terus berdatangan ke Pelabuhan tradisional yang letaknya bersebelahan dengan Pelabuhan SDF.

Penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Intimung Taka, sebagian besar tujuan Sesayap, Bebatu, Tidung Pale Kabupaten Tana Tidung dan beberapa daerah lainnya.
Salah satu penumpang yang akan berangkat Irma. Ia bersama keluarga pulang ke Tidung Pale biasa menggunakan speedboat reguler di Pelabuhan SDF terpaksa naik speedboat kecil.
“Tadi Kepelabuhan besar speed reguler ternyata mogok semua, gak ada yang jalan. Terpaksa kami pakai speed kecil soalnya senin besok anak-anak harus bersekolah. Sebenarnya kami biasa naik speedboat besar kalau pulang ke Tidung Pale,†ujarnya kepada Fokusborneo.com, Minggu (5/1/2029).

Menurut bagian tiketing Pelabuhan Intimung Taka Sulaiman, kenaikan jumlah penumpang sudah terjadi sebelum tahun baru 2020. Tapi kenaikannya, tidak seperti dua hari terakhir ini.
“Peningkatan jumlah penumpang ini dampak dari speedboat reguler mogok. Selain itu juga memasuki libur terakhir sebelum masuk sekolah yang dari Tarakan mau kembali ke Tana Tidung,†ungkapnya.
Peningkatan jumlah penumpang mencapai dua kali lipat dibandingkan hari biasanya. Jika hari biasa speedboat kecil yang jalan hanya 7 armada, kali ini bisa mencapai 14 armada.
“Penumpang sepertinya bertambah terus, karena masih ada yang datang diperkirakan sampai sore ini. Jumlah penumpang setiap armada rata-rata 18 orang. Tapi tergantung barang juga kalau banyak barang tidak bisa juga bawa penumpang banyak,†tutupnya. (spo/aii)














Discussion about this post