TARAKANÂ -Â Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) gabungan Komisi 1,2 dan 3 melakukan kunjungan ke Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Fuel Terminal Tarakan, Kamis (22/6/23). Kunjungan ini, untuk menyampaikan keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kg.
Anggota Komisi 3 Ahmad Usman menyampaikan kedatangannya ini, ingin mengetahui penjelasan dari Pertamina soal kelangkaan dan melambungnya harga LPG 3 Kg di Kota Tarakan.
“Dalam pertemuan kami mengusulkan supaya merata penyebaran, agen di tambah. Di daerah-daerah pinggiran bisa dari agen itu menunjuk pangkalan-pangkalan baru, supaya distribusi itu merata,” kata Ahmad Usman.
Menanggapi keluhan tersebut, dikatakan Aman sapaan akrap Ahmad Usman Pertamina akan menindaklanjuti keluhan tersebut. Terkait penambahan agen, bakal dirapatkan diinternal.
“Pertamina nanti akan memfollow up itu dengan melakukan rapat internal dan kebijakan untuk penambahan agen itu, memungkinkan saja tidak ada aturan yang dilarang. Kami sudah merekomendasikan menyampaikan mohon di realisasikan untuk penambahan agen,” ujar politisi PKB.
DPRD Provinsi Kaltara berharap persoalan LPG 3 kg ini teratasi. Kedepa masalah kelangkaan serta mahalnya harga LPG 3 kg tidak ada lagi.
“Kami sih prinsipnya yang penting masalah ini teratasi. Kemudian distribusi itu sudah merata dan terakhir kita minta juga sebenarnya untuk pangkalan perikanan itu juga kita usulkan, supaya masyarakat-masyarakat perikanan juga ada pangkalan khususnya untuk mesin perahunya,” pesannya.
Tidak hanya soal LPG 3 Kg, DPRD Provinsi Kaltara juga mengusulkan untuk BBM subsidi solar di tata dan ada penambahan dispenser untuk penggunaan mobil kecil selain truck.
“Masalah BBM solar subsidi juga supaya ada dispenser baru untuk mengurangi panjangnya antrean truck itu,” tutupnya.(Mt)














Discussion about this post