Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Advetorial · 18 Sep 2022 23:06 WITA ·

Resmikan Pendopo Pakuwaja di Sebatik, Gubernur: ‘Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung’


Resmikan Pendopo Pakuwaja di Sebatik, Gubernur: ‘Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung’ Perbesar

SEBATIK – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A Paliwang SH M.Hum., melanjutkan kunjungan kerja menghadiri syukuran berdirinya Paguyuban Keluarga Warga Jawa (Pakuwaja) Sebatik ke-20, sekaligus dirangkai dengan Peresmian Pendopo Pakuwaja Sebatik di Desa Sei Pancang, Minggu (18/9) malam.

Hadir bersama Gubernur, Bupati Nunukan yang diwakili oleh Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) Dian Kusumanto, Anggota DPRD Kaltara, Anggota DPRD Nunukan, unsur Forkopimda Nunukan, Ketua Pakuwaja Kaltara, Ketua Pakuwaja Nunukan, Ketua Pakuwaja Sebatik, Tokoh Agama dan Masyarakat serta Ketua Paguyuban yang ada di Kaltara.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Gubernur mengucapkan selamat hari jadi ke-20 kepada keluarga besar Pakuwaja yang ada di Sebatik.

Gubernur berharap seiring bertambahnya usia dapat saling hidup guyub dan rukun, tanpa memandang perbedaan antara suku.

Gubernur terkesan melihat Pakuwaja yang ada di Sebatik tetap solid. Menurutnya, bagi sebuah organiasasi usia 20 tahun bukanlah usia yang muda.

“Ini tentu tak mudah, organisasi dapat tumbuh sampai dengan hari ini. Ini merupakan salah satu bentuk kesatuan dari persaudaraan dan kebersamaan seluruh anggota Pakuwaja Sebatik, termasuk juga dukungan masyarakat sekitar,” kata Gubernur Zainal Paliwang dalam sambutannya.

Ia menyakini organisasi ini dapat tumbuh dan terus berkembang, memberikan pedoman kepada para generasi muda penerus bangsa dan sebagai wujud tolensi.

“Saya yakin organisasi ini dapat terus tumbuh dan berkembang. Meski buka suku mayoritas di Kaltara, tetapi warga Jawa bisa membuktikan bahwa dapat hidup rukun dan gotong-royong,” ucap Gubernur.

Gubernur kembali mengapresiasi Pakuwaja Sebatik yang telah menampilkan berbagai pentas seni, yang mana ini merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya leluhur bangsa kita.

“Hal ini sangat baik, karena di manapun kita berada, kita tidak boleh lupa pada akar budaya leluhur kita berasal. Di mana Bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” tuturnya.

Tak lupa, Gubernur menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jawa baik di Sebatik dan di seluruh Provinsi Kaltara, yang telah menjadi mitra Pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan di segala bidang.

“Sekali lagi, saya mengucapkan selamat semoga organisasi ini dapat terus solid. Selamat juga atas Pendopo Pakuwaja yang telah berdiri sebagai bentuk pelestarian budaya Jawa di Provinsi Kaltara,” tutupnya. (dkisp)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 131 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tanah Longsor di Jalan Anggrek, Ibu dan 3 Anak Nyaris Jadi Korban 

26 September 2022 - 17:46 WITA

Presiden: Ekonomi Digital Pesat, _Startup_ Indonesia Punya Banyak Peluang

26 September 2022 - 17:34 WITA

Tanggapi Dugaan Kasus Suap dan Korupsi, Presiden: Semua Sama di Mata Hukum

26 September 2022 - 17:22 WITA

Lantik 39 Pejabat, Gubernur Titip Tiga Hal

26 September 2022 - 17:16 WITA

Pimpin Sertijab Pejabat Kodam, Pangdam VI/Mlw : Sertijab Bagian Dari Tour Of Duty dan Tour Of Area

26 September 2022 - 13:51 WITA

Mobile Legend Student Cup Sukses Digelar di Tarakan, Telkomsel Launching Kartu GameMAX Tarakan

26 September 2022 - 12:30 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!