Menu

Mode Gelap

Daerah · 30 Mar 2022

Pemprov Bebaskan Bea Balik Nama Kendaraan


					Foto : Ilustri Perbesar

Foto : Ilustri

TANJUNG SELOR-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalimantan Utara (Kaltara) upayakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) meningkat. Hal ini dapat dilihat dari pemberlakuan Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor penyerahan ke dua (BBNKB II).

Hal ini berdasarkan diterbitkannya Keputusan Gubernur Kalimantan Utara Nomor 188.44/K.237/2022 tentang Pemberian Pembebasan Pokok Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor terhadap Kendaraan Bermotor Yang Terdaftar di Provinsi Kalimantan Utara dan Kendaraan Mutasi ke Wilayah Provinsi Kalimantan Utara.

Pelaksana Tugas (Plt). Kepada Bapenda Kaltara, Sugiatsyah mengaku upaya yang dilakukan tersebut mendapatkan respon positif dari Gubernur Zainal A. Paliwang. Pembebasan BBNKB II juga menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat di Kaltara.

width"400"
width"400"
width"400"

“Jadi Pembebasan BBNKB II ini berlangsung selama enam bulan, itu dari tanggal 1 April sampai 30 September 2022 nanti,” ujar Sugiatsyah, Rabu (30/3/2022).

width"300"
width"400"
width"400"
width"400"
width"400"

Pemprov juga memberikan waktu untuk memudahkan kendaraan mutasi masuk Kaltara. Pasalnya, pemindahan berkas kendaraan luar daerah dapat memakan waktu hingga satu bulan lamanya. Dari pengamatan Bapenda Kaltara, sekitar 20 persen kendaraan yang berada di lima kabupaten/kota menggunakan plat luar daerah.

width"300"
width"300"
width"300"
width"300"

“Terlebih lagi untuk Kabupaten Nunukan, itu banyak,” sebut Sugiatsyah.

width"400"
width"400"

Selain itu, pembebasan BBNKB II di Kaltara juga berlaku untuk kendaraan dalam daerah yang belum melakukan balik nama dari hasil jual beli kendaraan, hibah, lelang, dan waris. Namun yang perlu menjadi perhatian, pembebasan ini tidak termasuk dalam Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

width"200"
width"300"

“Terkadang ada wajib pajak yang datang untuk ngurus itu semua karena dikira termasuk dalam pembebasan,” tutur Sugiats. Oleh karena itu ia berharap agar masyarakat dapat memahami dengan baik maksud dari pembebasan BBNKB II tersebut serta memanfaatkan momen ini dengan baik.

width"400"
width"400"

Sebelumnya, Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum menginstruksikan instansi teknis dapat melakukan kegiatan jemput bola guna menggenjot realisasi PAD sesuai dengan target yang telah ditetapkan. “Kita harus ‘jemput bola’, supaya realisasi pajak kita bisa terus meningkat. Potensi di Kaltara harus kita genjot untuk kepentingan PAD,”bebernya. (dkisp)

width"400"
width"400"
Artikel ini telah dibaca 168 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pegadaian Mengajar Area Tarakan: Pegadaian Hadirkan Literasi Keuangan hingga Pelabuhan dan Sekolah

29 Agustus 2025 - 18:38

Dorong Komunitas Musik Metal Berbadan Hukum, ANK Sosialisasikan Raperda Ekonomi Kreatif

29 Agustus 2025 - 17:57

Menteri PPPA Resmikan RBI di Balikpapan, Dorong Penguatan Perempuan dan Perlindungan Anak

29 Agustus 2025 - 17:31

Bank Indonesia Balikpapan Cetak Desainer Muda Kreatif Lewat Capacity Building Fashion Design

29 Agustus 2025 - 14:05

Ketua Umum JMSI Jadi ‘Tokoh Media Berpengaruh’ Versi MAT 2025

29 Agustus 2025 - 12:03

Sosialisasikan Raperda Tenaga Lokal, Jufri Budiman Dorong Prioritaskan Warga Lokal

29 Agustus 2025 - 11:26

Trending di Daerah