Menu

Mode Gelap

Daerah · 29 Agu 2023 17:31 WITA ·

Siapkan Langkah Antisipasi Kenaikan Harga Beras


					RAPAT VIRTUAL : Pemprov Kaltara menghadiri rapat virtual bersama BPS RI dalam rangka upaya antisipasi harga komoditas.Foto: Dkisp Kaltara 

Perbesar

RAPAT VIRTUAL : Pemprov Kaltara menghadiri rapat virtual bersama BPS RI dalam rangka upaya antisipasi harga komoditas.Foto: Dkisp Kaltara

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) aktif mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi yang rutin digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI).

width"300"

Pada rakor yang dipimpin langsung Mendagri Tito Karnavian ini, disampaikan ada 10 komoditas yang memberi andil utama terhadap kenaikan atau penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu keempat bulan Agustus ini.

width"300"
width"400"

Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasari mengatakan, tiga komoditas tertinggi diantaranya adalah cabe rawit, cabe merah, dan beras. Sebanyak 51 kab/kota mengalami kenailan cabe rawit, sementara itu untuk cabe merah sebantak 39 kab/kota di mana sebelumnya hanya 26 kab/kota yang mengalami kenaikan, dan beras mulai terlihat tanda-tanda penyumbang kenaikan IPH di mana minggu lalu 24 kab/kota mengalami kenaikan dan saat ini 34 kab/kota.

width"400"
width"450"
width"500"

Dinyatakan pula, menjadi catatan postif komoditas yang mengalami penurunan dan tidak lagi menjadi pemberi andil utama dalam kenaikan IPH adalah daging ayam ras dan telur ayam di mana harga sangat terkendali dan sudah mengalami penurunan.

Baca Juga : Upaya Tekan Kemiskinan, Gubernur Apresiasi Tim SKALA

width"400"
width"500"
width"500"

Selanjutnya, perkembangan harga cabe rawit dari 6 bulan terakhir, terlihat di bulan Agustus terjadi kenaikan harga secara bertahap namun di minggu keempat ini relatif stagnan,

width"300"

“Jadi tidak ada kenaikan tetapi stagnan berada di level yang cukup tinggi,”kata Amalia

Sementara itu untuk cabe merah menurut data yang dilampirkan, cabe merah terlihat tanda-tanda kenaikan belum ada stagnasi meskipun dilihat dari bulan Juli masih relatif lebih rendah tetapi kenaikan cabe merah ini terus meningkat dibeberapa minggu ini dan beberapa daerah mengalami kenailan.

“Cabe rawit dan cabe merah ini adalah komoditas yang sangat rentan terhadap cuaca, sehingga penyebab penurunan pasokan adalah karena musim kemarau yang kita alami beberapa bulan terakhir ini,” lanjutnya, Senin (28/08).

Di samping itu Amalia mengingatkan, perkembangan harga beras perlu diperhatikan karena rata-rata harga beras di bulan Agustus dibandingkan enam bulan sebelumnya ini relatif lebih tinggi dibandingkan harag beras sebelumnya yang mencapai Rp12.454. Harga ini tertinggi dibandingkan harga rata-rata 6 bulan sebelumnya.

“Dan menjadi catatan kita bersama adalah semakin banyaknya kab/kota yang sudah mengalami kenaikan harga beras sampai pada minggu keempat ini dibandingkkan bulan Juli 2023. Jadi kalau kita catat di minggu keempat saja, ada 201 yang mengalami kenaiklan harga beras. Kenaikan ini penyebabnya adanya penururnan pasokan yang mulai berkurang seiring dengan penurunan aktivitas panen,” terangnya.

Harga beras tertinggi terjadi di wilayah/pulau Papua, Maluku, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Bali-Nusra, dan Jawa.

Namun demikian, lanjut Amalia, jika dibandingkan dengan cabe rawit dan cape merah dispartias harga beras tidak terlalu signifikan. Harga komoditas beras relatif mirip antara wilayah barat dan timur Indonesia.

“Bapak, ibu mungkin beras ini perlu kita antisipasi ke depan. Karena di bulan Juli pun inflasi beras menurut wilayah 85 kab/kota mengalami inflasi, 5 kab/kota deflasi. Kemudian beras berpotensi menyumbang inflasi hingga akhir tahun jika kita tidak menyiapkan langkah-langkah mitigasi dan antisipasi dari sekarang,” pungkasnya.(dkisp)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 29 kali

blank badge-check

Redaksi

blank blank blank blank
Baca Lainnya

Misi Kuali Merah Putih Bobon Santoso Menembus Daerah Rawan di Kabupaten Maybrat, Bersama Satgas Yonif 623/BWU

13 April 2024 - 23:15 WITA

blank

Indonesia Kirim Wakil di Semua Sektor Bulu Tangkis pada Olimpiade Paris 2024

13 April 2024 - 14:44 WITA

blank

Muncul Asap di Lantai 3, Ratusan Pasien di RSUD dr. Jusuf SK Berhamburan Keluar

12 April 2024 - 03:48 WITA

blank

Hari Pertama Idul Fitri Sistem Kelistrikan Nasional Andal

11 April 2024 - 21:13 WITA

blank

Momen Idul Fitri 1445 H, Wabup Hendrik Bersilaturahmi ke Rumah Bupati Ibrahim Ali

11 April 2024 - 16:38 WITA

blank

Sekda Risdianto Gelar Open House di Rumjab

11 April 2024 - 07:46 WITA

blank
Trending di Daerah