Menu

Mode Gelap

Daerah · 26 Jun 2024

Wujudkan Generasi Emas, Gubernur Kaltara: Masuk SMA Akan Dites Urine


					DR (HC) H Zainal A Paliwamg, M.Hum Perbesar

DR (HC) H Zainal A Paliwamg, M.Hum

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara Dr. (H.C). Zainal Arifin Paliwang, M.Hum akan memberlakukan kebijakan syarat tes urine bagi pelajar SMP yang akan masuk ke jenjang SMA/SMK Sederajat.

“Lulus SMP masuk SMA/SMK, kita bekerjasama BNNP Kaltara akan melakukan tes urine terhadap calon generasi emas supaya mendapatkan sertifikat bebas narkoba dari BNNP Kaltara,” tegas Gubernur usai memperingati Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2024 di Kota Tarakan, Rabu (26/4/2024).

Gubernur mengungkapkan bahwa ini adalah upaya Pemerintah Provinsi dalam menyiapkan generasi emas Kaltara menyongsong Indonesia emas 2045.

width"400"
width"400"
width"400"

“Ini salah satu usaha kita agar anak-anak terhindar dan bisa menjauhi, jangan coba-coba narkotika. Jadi diberlakukan untuk anak-anak yang akan masuk ke SMA,” jelasnya.

width"300"
width"400"
width"400"
width"400"
width"400"

Baca Juga : Narkoba Masih Jadi Atensi Serius Pemerintah

width"300"
width"300"
width"300"
width"300"

Realisasinya sendiri rencananya akan diberlakukan mulai tahun 2024 dan uji coba akan disegerakan

width"400"
width"400"

“Skemanya bekerja sama dengan BNNP. Yang pastinya tes urine. Kalau kedapatan bisa dilakukan pembinaan. Dan dirahasiakan, direhabilitasi juga. Dari pada terlanjur terus menggunakan, mereka adalah korban dari bandar narkoba,” bebernya.

width"200"
width"300"

Baca Juga :HANI 2024, Berantas Narkoba Melalui Kolaborasi Pencegahan dan Matikan Permintaan

width"400"
width"400"

Ia juga di kesempatan itu menyampaikan semisal mendapat informasi, bukan saja menjadi tugas BNNP Kaltara tapi menjadi tugas semua unsur bersama.

width"400"
width"400"

“Semua kita harus bergerak melawan narkoba, Kaltara bebas narkoba,” jelasnya.

width"400"
width"400"

Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol Hisar Siallagan bahwa untuk mekanisme skema berkaitan persyaratan tes urine bagi lulusan SMP yang akan masuk ke SMA akan dibahas lebih lanjut. Salah satunya harus ada dibuat aturan dalam bentuk Pergub. .

“Pasti akan keluar pergub. Nantinya sebelum pergub ada kaidah aturannya, di bicarakan di Disdik misalnya dan bagian hukum. Namun ini bisa disampaikan kepada masyarakat supaya jadi warning, agar yang mau coba-coba jauhi, yang sudah pakai jauhi,” tegasnya.

Karena lanjutnya jika sampai ketahuan, cita-cita siswa tentu tidak bisa tercapai.

“Apalagi memimpikan bisa masuk ke sekolah yang diinginkan tidak bisa,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 154 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Satuan Brimob Polda Kaltim Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama untuk Affan Kurniawan

29 Agustus 2025 - 22:49

Tanggap Cepat, Brimob Samarinda Amankan TKP Kebakaran di Lok Bahu

29 Agustus 2025 - 22:20

Brimob Berau dan Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang di Sungai Kelay

29 Agustus 2025 - 21:55

Polda Kalimantan Utara Gelar Sholat Ghoib dan Doa Bersama Untuk Pengemudi Ojol Almarhum Affan Kurniawan

29 Agustus 2025 - 21:25

Menteri PPPA: Perempuan dan Anak Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

29 Agustus 2025 - 20:35

80 Tahun Indonesia Merdeka, 80 Aksi Nyata Dari Bazma Untuk Pelajar Kota Balikpapan

29 Agustus 2025 - 20:10

Trending di Daerah