TARAKAN – Anggota komisi 7 DPR RI wakil provinsi Kaltara Ari Yusnita hadir dalam peresmian Science and Techno Park di Universitas Negeri Borneo Tarakan, Rabu (25/9/2019).
Anggota Komisi 7 DPR RI Ari Yusnita menjelaskan, pembangunan Gedung Science and Techno Park (STP) membutuhkan perjuangan sejak tahun 2017 – 2019 melalui rapat dengar pendapat bersama pemerintah melalui kementerian terkait.
“Saya ingat betul perjuangan ini sejak tahun 2017-2019, mengawal sampai selesai dan ada di Tarakan,’’ jelasnya.



Tidak mudah untuk mendapatkan anggaran pembangunan STP di Kaltara loby – loby komunikasi harus dilakukan secara intens melalui rapat dengar pendapat maupun rapat pembahasan anggaran, karena anggaran pembangunan STP terbatas dari 100 yang diusulkan hanya 22 yang dibangun.





“Tidak semua komisi 7 mendapatkan STP, pembangunan STP harus terlaksana sehingga dapat menumbuhkan ekonomi yang ada di Kaltara, melalui pengembangan produk umkm dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada,’’ ungkapnya.




Baca Juga : Science and Techno Park Pusat Pertumbuhan Ekonomi di Kaltara


Diharapkan dengan selesainya Science and Techno Park (STP) dapat dijaga dengan baik minimal gedungnya karena anggaran pembangunan 1 STP mencapai Rp. 20 Milyar belum termasuk peralatan yang ada didalam.



“Bukan hanya Gedung yang dirawat, STP juga harus dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan produk umkm asli Kaltara yang dapat dipromosikan hingga luar daerah hingga luar negeri,’’ imbuhnya. (aii/iik)

