Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 13 Apr 2020 20:37 WITA ·

10 Jamaah di GOR Dipindahkan ke RSUKT


10 Jamaah di GOR Dipindahkan ke RSUKT Perbesar

TARAKAN – 10 jamaah Tabligh Akbar dari Gowa, Sulawesi Selatan kluster KM. Lambelu yang menjalani karantina di GOR Sport Center, Kelurahan Kampung empat, dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT) di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan. Saat ini, di RSUKT merawat 21 orang dalam pemantauan (ODP).

“GOR sekarang kosong, kemarin sore sudah kita masukan 10 jamaah dipindahkan ke RSUKT. Kemarin kan kita sudah pulangkan yang negatif 4 orang,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tarakan dr. Devi Ika Indriarti, Senin (13/4/20).

Adanya tambahan dari GOR, RSUKT sekarang menampung sebanyak 21 orang.”Jamaah yang dipindahkan ini, statusnya ada yang memang orang tanpa gejala (OTG), ada yang gejala, ada yang memang ODP, ada juga yang orang kontak positif COVID-19,” jelasnya.

21 orang jamaah tersebut, tidak memerlukan perawatan yang intensif karena masih bisa melakukan kegiatan.

“Sekarang kan kita melakukan pengawasan isolasinya, kemudian bagaimana mereka misal ada batuk-batuk pengawasan minum obatnya,” terangnya.

Untuk memastikan kondisi kesehatannya, 21 jamaah sudah melakukan pemeriksaan swab. Bahkan, jamaah yang menjalani isolasi di RSUKT tinggal menunggu hasil pemeriksaan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

“Sisanya yang 10 orang baru pagi hari ini diambil swab. Besok (Selasa) pagi subuh dikirim menggunakan pesawat yang konek ke Surabaya,” tambahnya.

RSUKT telah menambah tempat tidur pasien dari sebelumnya hanya 18 unit.”Yang jelas begini kan tidak mungkin menerima pasien jika diluar kapasitas,” tuturnya.

Sementara itu, kondisi pasien 01 yang terkonfirmasi positif COVID-19, semakin membaik.”Sekarang pasien 01 tinggal menunggu hasil pemeriksaan swab terakhir. Kalau sudah selesai klaster pasien COVID-19, maka bisa fokus ke klaster KM. Lambelu,” tutup dr. Devi Ika Indriarti. (mt/iik)

Artikel ini telah dibaca 202 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Aksi Damai Tuntut Edy Mulyadi Ditangkap, Kapolres Tarakan: Secepatnya Kita Sampaikan ke Atas

25 Januari 2022 - 10:42 WITA

Aliansi Masyarakat Adat Kaltara Bersatu Gelar Aksi Damai Minta Edy Mulyadi Cs Ditangkap

25 Januari 2022 - 10:17 WITA

Gubernur dan Bupati Jajal Sirkuit Balap Bumi Rahayu

25 Januari 2022 - 10:14 WITA

FKUI Yakin Pemerintah Berikan Solusi

24 Januari 2022 - 20:56 WITA

Diapresiasi Pemerintah, YFKAB Fokus Tiga Pilar

24 Januari 2022 - 18:31 WITA

Pimpin Apel, Wagub Tekankan ASN Junjung Nilai Baik dan Positif

24 Januari 2022 - 16:55 WITA

Trending di Daerah