Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 19 Agu 2020 14:18 WITA ·

Lindungi Konsumen, DKP Gelar Test Kit Formalin


Tim Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Terpadu Provinsi Kaltara saat melakukan pemeriksaan Test Kit Formalin pada ikan yang dijual salah satu pedagang di Nunukan, belum lama ini. Foto: Humas Pemprov Kaltara
Perbesar

Tim Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Terpadu Provinsi Kaltara saat melakukan pemeriksaan Test Kit Formalin pada ikan yang dijual salah satu pedagang di Nunukan, belum lama ini. Foto: Humas Pemprov Kaltara

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara menggelar pemeriksaan produk perikanan terhadap bahan kimia. Baik ikan segar maupun olahan tidak lepas dari pemeriksaan tersebut.

Kepala DKP Kaltara, Syahrullah Mursalin mengungkapkan pemeriksaan dilakukan melalui Test Kit Formalin di Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan pada 13 Agustus pekan lalu. Hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat mengenai jaminan keamanan mutu hasil perikanan agar terhindar dari bahaya formalin. “Insya Allah kedepannya akan dilaksanakan lagi di Kabupaten Bulungan, Tana Tidung dan Malinau,” kata Syahrullah.

Kegiatan inipun melibatkan beberapa instansi yang tergabung dalam Tim Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Terpadu Provinsi Kaltara. “Mulai dari Kepolisian, Dinas Kesehatan Kab/Kota, Dinas Perikanan Kab/Kota, Badan POM dan Laboratorium Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan Tarakan,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, dilakukan pengambilan sampel pedagang dari beberapa titik (pasar), setelah dilakukan pengujian dengan menggunakan Test Kit Formalin. “Alhamdulillah, tidak ditemukan adanya produk perikanan segar maupun olahan yang mengandung formalin,” ujarnya.

Syahrullah menjelaskan jika ada produk yang didapati mengandung formalin, maka tim akan mengambil produk tersebut untuk dimusnahkan dan dibuatkan berita acara pemusnahan. Lebih lanjut, tim akan menelusuri pada tahapan dimana digunakan formalin tersebut (Kapal Penangkap Ikan, Pengumpul, Pengelola, atau pengecer). “Pada pengecer yang saat ditemukan formalin dimaksud, masih dilakukan pembinaan dengan dibuatkan surat pernyataan,” jelasnya.

Diketahui, total pedagang yang diambil sampelnya sebanyak 52 pedagang yaitu di Nunukan 31 pedagang dari 4 pasar (Pasar Yamaker, Pasar Pagi, Pasar Baru dan Pasar Formas) dan Tarakan 21 pedagang dari 3 pasar (Pasar Guser, Pasar Beringin, dan Pasat Tenguyun).(humas)

Artikel ini telah dibaca 217 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hendrik Boyong Tenis KTT ke Tarakan

16 Oktober 2021 - 13:46 WITA

DKISP Gelar Bimtek untuk Antisipasi Insiden Keamanan Informasi

16 Oktober 2021 - 13:10 WITA

750 PKL dan Warung di Tarakan Terima Bantuan Rp1,2 Juta

16 Oktober 2021 - 10:35 WITA

Pemprov Upayakan Insentif untuk Vaksinator

16 Oktober 2021 - 06:49 WITA

Pemprov Resmikan Pelatihan Dakwah Berbasis Digital

15 Oktober 2021 - 20:45 WITA

Gandeng Tokoh Politik Nunukan, Polda Kaltara Salurkan Bansos Kepada Warga

15 Oktober 2021 - 15:15 WITA

Trending di Ekonomi