Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, kunjungan Pjs Gubernur dan rombongan diterima oleh Bupati Bulungan H Sudjati SH beserta jajarannya di ruang kerja Bupati Bulungan.
Pjs Gubernur mengatakan, program kunjungan ke semua pemerintah kabupaten / kota ini sebenarnya sudah menjadi rencananya. Dan hari ini direalisasikan kunjungan ke Pemkab Bulungan. “Dalam kesempatan ini, Saya menyampaikan kepada Bupati Bulungan dan jajaran yang berhubungan dengan Bapak Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengenai penanganan Pandemi dan Pilkada,†kata Teguh.
Dalam kesempatan itu, Pjs Gubernur mengapresiasi kepada Pemerintah Bulungan dalam penanganan kasus covid 19. Bahkan karena membantunya, sehingga Bulungan mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar 14 miliar dari pusat penanganan Covid 19.
Kedua yaitu Isu sentral kita, dan masuk dalam agenda nasional yaitu Pilkada. Why Pilkada kita tetap dilaksanakan? Karena kita tidak tau pandemi ini kapan berakhir, “katanya.” Kita sama – sama berharap Pilkada kali ini dapat berjalan dengan lancar, damai, berintegritas, tanpa anarkisme, dan aman dari covid 19, “imbuh Teguh.
Pemerintah Daerah, lanjutnya, harus memberikan dukungan penuh kepada penyelenggara Pilkada. Pilkada tidak sukses, berarti kita gagal. “Butuh sinergi dan bahu membahu,” ucapnya.
Ketiga, dalam kunjungan itu, Pjs Gubernur menyampaikan tanggapan yang terkait dengan Undang-undang Cipta Kerja. Menurutnya, ini harus diantisipasi, bagaimana kita mampu melakukan persuasif bagi masyarakat yang belum paham.
Oleh karena itu, pihak keamanan (Satuan Polisi Pamong Praja, Polri, Tentara Nasional Indonesia) bisa menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terlalu banyak ikut demontrasi sehingga dapat mengurangi dampak covid 19. “Semoga tidak berlarut – larut, karena bisa menjadi klaster covid 19 dan dapat mengganggu penyelenggaraan Pilkada, “katanya.
Terakhir, mengenai pembangunan di Bulungan, setelah dicermati satu per satu proyek Strategis Nasional (PSN) yang terkait di Kabupaten Bulungan. Seperti Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning – Mangkupadi, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kahayan serta pembangunan Modern Rice Milling Plant (MRMP), salah satu masalah yang membangun adalah lahan. “Hal itu tidak dapat terealisasikan, jika tidak ada batas lahan,” katanya.
“Selanjutnya, atas nama Pemprov Kaltara, selamat menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Bulungan yang ke-60 dan Kota Tanjung Selor yang ke-230, semoga semakin maju,†imbuh Pjs Gubernur. (humas)















Discussion about this post