Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 9 Jan 2021 09:41 WITA ·

Ini Tiga Program Zainal – Yansen di 100 Hari Kerja Pertama


Tim Transisi saat menggelar jumpa pers di Tarakan Plaza. Foto: Fokusborneo.com
Perbesar

Tim Transisi saat menggelar jumpa pers di Tarakan Plaza. Foto: Fokusborneo.com

TARAKAN – Sesuai jadwal Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara terpilih Zainal Arifin Paliwang – Yansen TP akan dilantik pada 12 Februari 2021 mendatang.

Ketua tim transisi, Ari Junaedi menjelaskan, tim akan mengawal APBD pemprov Kaltara dan menyesuaikan dengan program – program utama Zainal – Yansen.

“Program Zainal – Yansen yang pertama adalah fokus terhadap penanganan Covid- 19 ini yang menjadi masalah di Kalimantan Utara, kemudian adalah pemberian insentif guru dan pemberian beasiswa itu tidak boleh di hentikan dan itu menjadi program utama Zainal Yansen, kemudian bagaimana kami meningkatkan stimulus pertumbuhan ekonomi UMKM di Kaltara,” terang, Ari Junaedi, Jum’at (8/1/2020).

Zainal – Yansen menang berdasarkan pilihan rakyat dan rakyat menggantungkan harapannya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dan program itu akan diimplementasikan dengan 100 hari pemerintahan Zainal Yansen.

“Tentu pos – pos anggaran yang selama ini tidak menjadi fokus utama dari program ziyap akan kami hilangkan,” bebernya.

width"450"
width"425"

Tim transisi akan menyusun satu persatu pos alokasi di APBD, ini dilakukan untuk mengembalikan semangat dan marwah kerakyatan dalam APBD Kaltara.

“Tidak ada lagi yang namanya pembangunan guest house, pembangunan antar moda, dan kami ingin 3 program penting, pemberian insentif guru, pemberian beasiswa itu yang tetap berjalan, dan yang paling utama adalah bagaimana menekan penyebaran angka Covid-19,” tegasnya.

Selain itu program – program lain juga akan diawasi, jika tidak sesuai akan dirubah, program yang bagus akan diteruskan kurang baik akan dibenahi.

“Pelantikan itu bulan Februari tentu masih ada kesempatan dan di April nanti akan kita lakukan perubahan anggaran. Jadi proyek mercusuar di era lalu tidak akan ada lagi di era Zainal – Yansen,” imbuhnya.

Termasuk pembangunan kota baru mandiri (KBM) itu tidak menjadi konsen utama Zainal – Yansen. Program pembangunan akan lebih diarahkan kepada program real ke masyarakat. (Iik)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 127 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Di Depan Menhub, Gubernur Zainal Minta Pembangunan KIHI Libatkan Pengusaha Lokal

19 Agustus 2022 - 22:31 WITA

Berkunjung ke Kediaman Dr Salim, UAS: Silaturahim Menambah Keberkahan

19 Agustus 2022 - 22:00 WITA

Ketua DPRD Jamhari Ikuti Jalan Santai Bersama Ribuan Warga KTT

19 Agustus 2022 - 21:48 WITA

Fungsi Steam Deck untuk Apa Sih? Gamers Wajib Tahu!

19 Agustus 2022 - 19:34 WITA

Hasan Basri Terpilih Jadi Ketua Komite III DPD RI

19 Agustus 2022 - 17:32 WITA

Dampak Pencemaran Sungai, PDAM Tana Tidung Stop Produksi

19 Agustus 2022 - 17:20 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!