• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Ritual Adat Dayak Agabag Sambut Kedatangan 8 WNI Yang Ditahan Malaysia

by Redaksi
18 Februari 2021 06:26
in Daerah, Fokus
A A
Ritual Adat Dayak Agabag Sambut Kedatangan 8 WNI Yang Ditahan Malaysia

NUNUKAN – Kapal Jenis Sea-Rider milik TNI AL itu melesat begitu cepatnya dari Pelabuhan PLBL Lamijung ke Perbatasan laut Indonesia – Malaysia, tampak dibelakang juga mengikuti 3 Speedboat lainnya searah menuju satu titik di tengah laut dimana disana 2 Kapal Polis Malaysia telah menunggu.

Itulah gambaran kesibukan di PLBL Lamijung hari ini, dimana pada hari ini, Rabu (17/02) Bupati Nunukan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus, S.IP.,M.Si dengan didampingi oleh Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto, SE., CTMP, Dansatgas Pamtas RI – Malaysia Batalyon Arhanud 16/SBC Mayor Arh Drian Priyambodo,SE, Kepala Kantor Imigrasi Nunukan Washington Saut Dompak Napitupilu menjemput 8 Warga Kabupaten Nunukan yang ditangkap oleh Aparat Keamanan Malaysia (Pasukan Gerakan Am – PGA) saat melintas melakukan perjalanan malam dengan Speedboat dari Sungai Ular (Seimanggaris) – Nunukan pada Selasa (09/02).

Baca Juga

Gubernur Kaltara Paparkan LKPj 2025, Capaian Pembangunan Tunjukkan Tren Positif

Efektif Terapkan WFA, Pemprov Kaltara Tekan Biaya Operasional hingga Rp230 Juta

Ibadah Nyaman Tanpa Gangguan, PLN Dapat Apresiasi dari Pengurus Masjid di Kaltim–Kaltara

Lima Tahun Menahan Rindu, Abdul Rahman Akhirnya Pulang Kampung Berkat Program Mudik PLN

Saat tiba bertemu di titik perairan yang sudah ditentukan, perpindahan 8 Warga yang ditahan tersebut lancar, selain pejabat Polis Malaysia, juga tampak hadir di dalam kapal Malaysia petugas dari Konsulat Jenderal RI di Tawau diantaranya LO POLRI di KRI Tawau AKBP Ahmad Fadilan, ILO TNI di KRI Tawau Kapten Chb Ali Ikhsan, dan Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KRI Tawau Emir Faisal dan dua stafnya.

Sebelum mengakhiri pertemuan, Sekretaris Daerah Serfianus menyampaikan terima kasih atas kerjasama dari Pemerintah Malaysia, khususnya Polis dan Marine Malaysia serta pihak KJRI Tawau serta para LO dari kepolisian maupun dari TNI yang telah memfasilitasi pemulangan warga Kabupaten Nunukan yang ditahan di Malaysia beberapa Waktu yang lalu.

“Semoga kerjasama ini dapat ditingkatkan lagi, secara khusus karena kita ini di daerah sempadan”, ujar Serfianus.

Setiba di Dermaga PLBL Lamijung Nunukan ke delapan warga Kabupaten Nunukan inipun disambut dengan ritual adat Dayak Agabag dengan tujuan untuk kembali memulihkan semangat warga yang telah ditahan sejak tanggal 9 Februari 2021.

Dalam kesempatan itu, Bajib Misak, perwakilan warga yang ditahan menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemerintah Daerah, KRI Tawau dan LO Kepolisian serta LO TNI di KRI Tawau yang telah bekerja sangat baik dan memberikan pelayanan yang maksimal selama mereka berada di Tawau.

Bajib mengaku setiba di Tawau perlakuan pemerintah Malaysia dinilai baik, bahkan istri nya yang sedang sakit-pun dibawa dan dirawat dengan baik di Hospital ( Rumah Sakit), demikian juga halnya dengan upaya yang dilakukan KRI Tawau yang dinilainya sangat maksimal dalam menjaga warga yang ditahan.

Dalam keterangannya saat wawancara dengan pers, Sekda Serfianus menyampaikan pemerintah Daerah sudah mengambil langkah taktis untuk mengantisipasi agar kejadian ini tidak kembali terulang.

” Pemerintah Daerah sudah mengeluarkan surat edaran agar Speedboat dengan rute Sungai Ular – Nunukan maksimal beroperasi hingga pukul 5 sore”, ujar Serfianus.

Langkah selanjutnya Pemerintah Daerah juga telah bersurat agar dapat dibangun pos keamanan gabungan pada daerah yang sering ada kejadian. Namun demikian dikarenakan hal ini sudah menyangkut hubungan dua negara yang menjadi kewenangan pemerintah pusat maka usulan ini perlu dibicarakan ke tingkat yang lebih tinggi.

Terkait dengan hal tersebut, Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto, SE., CTMP pada kesempatan ini juga menjelaskan bahwa merujuk pada hukum laut internasional bahwa apabila ada perbatasan dalam bentuk perairan berbentuk sungai ataupun laut yang dibatasi oleh dua daratan dari masing – masing kedua negara maka itu dibagi dua.

” Sehingga kondisinya saat ini di sungai ular itu terbagi dua walaupun tidak ada garis nyatanya, garis maya dan terbagi dua dalam peta perbatasan kita,. Ke dalamnya adalah disini, karena masyarakat lokal saya yakin tidak memahami dengan batas batas ini karena jalur ini sudah dipergunakan sejak mereka lahir, mencari ikan Van lain sebagainya kadangkala tanpa sadar mereka masuk wilayah Malaysia”, ujar Nonot.

Lebih lanjut Danlanal menjelaskan bahwa secara geografis Sungai Ular apabila dalam kondisi surut air lebih mengarah ke wilayah Malaysia. Dasarnya akan mengarah ke Malaysia, sehingga otomatis secara reflek pemilik Speedboat akan mengikuti arus yang dalam dan secara tidak sadar telah memasuki wilayah Malaysia.

Namun demikian, menyikapi hal tersebut Danlanal beserta jajaran TNI Polri siap untuk mendukung rencana jangka pendek yang dijalankan oleh pemerintah Daerah.

” Jika ada yang akan melakukan perjalanan malam maka akan dilakukan pengawalan gabungan dari kami Lanal, Satgas Pamtas, Kepolisian, dan Imigrasi”, tuturnya. (Humas)

Tags: AgabagborneoDayakFbFokusborneoNunukanperbatasanRitual adat DayakWNI

Berita Lainnya

Daerah

Gubernur Kaltara Paparkan LKPj 2025, Capaian Pembangunan Tunjukkan Tren Positif

30 Maret 2026 19:55
Daerah

Efektif Terapkan WFA, Pemprov Kaltara Tekan Biaya Operasional hingga Rp230 Juta

30 Maret 2026 18:42
Daerah

Ibadah Nyaman Tanpa Gangguan, PLN Dapat Apresiasi dari Pengurus Masjid di Kaltim–Kaltara

30 Maret 2026 18:03
Daerah

Lima Tahun Menahan Rindu, Abdul Rahman Akhirnya Pulang Kampung Berkat Program Mudik PLN

30 Maret 2026 17:58
Sepi Peminat, Layanan Paspor Tarakan Tak Terpengaruh Demam Mudik 2026
Daerah

Sepi Peminat, Layanan Paspor Tarakan Tak Terpengaruh Demam Mudik 2026

30 Maret 2026 17:35
Imigrasi Tarakan Sulap Area Layanan Jadi Wadah Promosi Produk UMKM Warga Binaan
Daerah

Imigrasi Tarakan Sulap Area Layanan Jadi Wadah Promosi Produk UMKM Warga Binaan

30 Maret 2026 16:18
Next Post

Sekda Syafril Jabat Plh Bupati Bulungan, Ingkong Ala Ingatkan Tetap Jaga Silaturahmi

Terima Suntikan Kedua Vaksin Sinovac, Bupati Nunukan Hanya Merasa Pegal-Pegal

Rahul Ditemukan Meninggal Dunia, Adiknya Masih Pencarian

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Camat Tarakan Utara Pantau Kawasan RTH, Pastikan Pengamanan Aset Daerah Sesuai Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pastikan Pelayanan Publik Tak Kendor Saat WFA, Vamelia Ibrahim Pantau Instansi di Tana Tidung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Forum PSBM Makassar, Gubernur Kaltara Gaet Investor dengan Tawaran Potensi Besar Daerah Perbatasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tinjau Langsung Perbatasan, Pemprov Kaltara Soroti Infrastruktur Apau Kayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem, Camat Tarakan Utara Himbau Warga Tidak Bakar Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

352 Ribu Lebih Pengunjung ke Nusantara Selama Libur Panjang, Otorita IKN Pastikan Pelayanan Optimal

30 Maret 2026 21:58
TNI Berduka, Prajurit Satgas United Nations Interim Force in Lebanon Gugur di Lebanon

TNI Berduka, Prajurit Satgas United Nations Interim Force in Lebanon Gugur di Lebanon

30 Maret 2026 21:49
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP