Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 14 Okt 2021 17:43 WITA ·

Tingkatkan Ekonomi, Pemda KTT Berikan Pelatihan Pemasaran ke Pelaku UMKM


Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali saat memberi sambutan kegiatan fasilitas usaha mikro menjadi usaha kecil dalam pengembangan, produk dan  pengolahan, pemasaran, SDM serta  desain dan teknologi (Pelatihan Pemasaran Online).Foto: Fokusborneo.com Perbesar

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali saat memberi sambutan kegiatan fasilitas usaha mikro menjadi usaha kecil dalam pengembangan, produk dan pengolahan, pemasaran, SDM serta desain dan teknologi (Pelatihan Pemasaran Online).Foto: Fokusborneo.com

TANA TIDUNG – Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Ibrahim Ali membuka secara resmi pelatihan marketing kepada pelaku UMKM di wilayah Tana Tidung, Kamis (14/10/2021).

Bupati Ibrahim Ali menjelaskan keluhan UMKM di KTT adalah persoalan marketing atau pemasaran, untuk itu pelatihan pemasaran ini sangat penting dan salah satu solusi dari Pemda untuk pelaku usaha.

“Kami hadir disini dalam rangka pemerintah akan memberikan solusi buat mereka (Pelaku UMKM) bagaimana cara pemasaran termasuk hari ini yang di lakukan Disperindagkop adalah memberikan pelatihan kepada para pelaku UMKM yaitu pembelajaran melakukan pemasaran secara online. Karena trend sekarang kan lebih banyak orang belanja online artinya pelaku UMKM ini harus lebih kreatif, inovatif dan tidak boleh ketinggalan teknologi,” jelas Bupati.

Bupati mengungkapkan, jika berbicara keluhan UMKM pasti banyak keluhan, apa lagi di masa pandemi sekarang ini. Nantinya lewat Dispendagkop KTT, pemkab KTT akan memberikan kepada 950 Ribu pelaku usaha yang terdampak Covid akan di berikan bantuan sebesar Rp 2.500.000,” katanya.

Kemudian untuk pelaku bengkel ada sekitar 50 usaha bengkel akan diberikan bantuan sebesar Rp 5.000.000/per usaha bengkel, Pemda KTT optimis bulan ini bantuan tersebut bisa direalisasikan karena sudah dianggarkan di APBD Perubahan.

“Saya mengajak kepada pelaku usaha UMKM lebih kreatif dan inovatif saya dengan Wakil Bupati Hendrik dan kepala kepala OPD kita siap jadi model desainya untuk memakai produk produk pelaku UMKM, memasarkan hasil dari produk produk UMKM,” katanya.

Bupati mengingatkan kepada seluruh jajaran setiap ada kegiatan Pemkab wajib melibatkan produk UMKM lokal.

“Nanti kita juga akan coba memasarkan kepada perusahaan perusahaan yang ada agar lebih memperhatikan pelaku usaha yang ada di KTT,” sambungnya.

Tugas Pemda hanya membantu promosi, Bupati meminta kepada seluruh ASN minimal menggunakan sesingal (ikat kepala) khas Tidung.

“Saya ingin memperlihatkan ciri khas identitas kita orang Tidung itu adalah sisingal dan Alhamdulillah sekarang itu menjadi booming dan menjadi role model kaltara,” ucapnya syukur.

Bupati menambahkan, pelaku UMKM harus melihat spirit dari Pemprov Kaltara karena jika berfikir di daerah saja dengan jumlah penduduk sedikit tentu tidak maksimal.

Maka, untuk menjawab itu perlu pemasaran yang luar biasa salah satunya lewat media online. Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara juga sudah siap untuk menjadi role model memakai baju batik khas KTT. (her/Iik)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Uji Kemampuan Fisik Prajurit,Kodim 0907/Trk Gelar Garjas Periodik II

28 Oktober 2021 - 06:15 WITA

Bentuk Kepedulian, Kodim 0907/Tarakan Berikan Bantuan Sembako Untuk Korban Kebakaran

27 Oktober 2021 - 20:46 WITA

Desa Bandan Bikis Sambut Baik Program Gebyar Pemda KTT

27 Oktober 2021 - 18:15 WITA

Ketua TP-PKK Rachmawati Zainal akan Promosikan Batik Kaltara ke Ajang Nasional

27 Oktober 2021 - 17:29 WITA

1.000 Unit Rumah ASN Pemprov Dibangun Tahun Depan

27 Oktober 2021 - 17:21 WITA

Pemkot Akan Tata Lokasi Eks Kebakaran di RT 3 Sebengkok

27 Oktober 2021 - 16:52 WITA

Trending di Daerah