• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Advetorial

Wujudkan Provinsi Mandiri Pangan, Tim Terpadu KLHK Lakukan Kajian Usulan Perubahan Alih Fungsi Kawasan Hutan

by Redaksi
6 November 2021 21:52
in Advetorial, Daerah, Pemprov Kaltara
A A

Foto: Dkisp Kaltara

TARAKAN – Guna menyelesaikan permasalahan alih fungsi kawasan hutan yang ada di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), belum lama ini tim terpadu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah melakukan penelitian usulan perubahan dan alih fungsi kawasan hutan.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara telah mengajukan permohonan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) agar kawasan hutan yang ada di beberapa daerah di Kaltara dapat dialihfungsikan menjadi lahan perkebunan warga. Tujuannya, mewujudkan Kaltara menjadi provinsi yang mandiri pangan dan energi dalam 20 tahun kedepan.

Baca Juga

BUSAK PAUD Hadir di Tana Tidung, Perkuat Kolaborasi Guru dan Orang Tua

Kepala ANRI Apresiasi ATR/BPN Libatkan Taruna STPN Restorasi Arsip Pascabencana

Bahas Implementasi Perpres 4/2026, Menteri Nusron Paparkan Roadmap Penetapan LSD 2026

Kenali Hukum Sejak Dini, Disdikbud Tana Tidung Gandeng Kejaksaan

Hanya saja, untuk dapat mewujudkan hal tersebut sesuai dengan RPJPD dan RPJMD yang telah disusun Pemprov Kaltara, dibutuhkan lahan yang cukup dan clear and clean. Di mana, saat ini lahan yang tersisa 18 persen Area Penggunaan Lahan (APL), telah digunakan sebagian besar oleh konsesi perkebunan sawit.

Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang SH. M.Hum menjelaskan, dengan adanya kunjungan dari tim terpadu ke Kaltara dapat membawa perubahan peruntukan dan alih fungsi kawasan hutan, yang ada di Kaltara.

Sehingga, lanjut Gubernur, kedepannya Pemprov Kaltara dapat berupaya melakukan beberapa kebijakan dalam kaitan penyediaan lahan, yang nantinya akan mewujudkan kemandirian pangan dan energi.

“Untuk saat ini, kita telah melakukan evaluasi konsesi atau izin yang sudah ada untuk dapat dioptimalkan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk komoditas pangan dan perkebunan,” jelas Gubernur saat menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama tim terpadu, Kamis (4/11/2021) di Tarakan.

“Dalam evaluasi itu, Pemprov juga telah mengusulkan perubahan peruntukan kawasan hutan menjadi APL sebanyak 10 persen atau setara 760.00 hektare data luasan wilayah hutan di Kaltara,” tambahnya.

Dengan telah dilaksanakannya kunjungan tim terpadu di Kaltara, Gubernur berkeinginan, hasil dari kunjungan tim terpadu ini bisa melakukan proses pengumpulan data dan informasi yang sistem matis, terkait usulan perubahan peruntukan kawasan hutan di Kaltara.

“Pertemuan ini bagian dari upaya kita mewujudkan Kaltara mandiri pangan dan energi, di mana lahan yang telah kita usulkan menjadi pengembangan pertanian untuk menunjang kebutuhan pangan di ibu kota negara (IKN) dan nasional,” ungkapnya.

Gubernur menerangkan, saat ini Kaltara merupakan darerah ‘incaran’ bagi beberapa investor diantaranya Japfa Group dan Fortescue Future Industries (FFI), di samping adanya pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) yang telah mendapat restu pembangunan dari Presiden.

“Semoga, dengan kehadiran tim terpadu ini dapat mempertimbangkan dengan seksama filosofi dari usulan Pemprov Kaltara, yaitu untuk kemakmuran masyarakat Kaltara dan upaya mengejar ketertinggalan dengan provensi lainnya,” terangnya.

Melalui FGD bersama tim terpadu, teknis, dan gugus data sistem informasi yang hadir, Gubernur berharap dari luasan lahan yang telah diusulkan Pemprov Kaltara seluas 760.00 hektare, dapat dikabulkan seluruhnya, sehingga kedepannya para investor semakin berdatangan ke Kaltara.

“Pemprov Kaltara juga akan mempersiapkan dengan matang dan menyambut investor, yang hendak berivestasi di Kaltara dengan baik dengan harapan apa yang ditanam para investor dapat bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya. (dkisp-kaltara)

Tags: borneoFbFokusborneoFokusHutan MangroveLHKLingkungan hidupMangrovePemprov Kaltara

Berita Lainnya

Daerah

BUSAK PAUD Hadir di Tana Tidung, Perkuat Kolaborasi Guru dan Orang Tua

12 Februari 2026 16:58
Kantah Kota Balikpapan

Kepala ANRI Apresiasi ATR/BPN Libatkan Taruna STPN Restorasi Arsip Pascabencana

12 Februari 2026 16:34
Kantah Kota Balikpapan

Bahas Implementasi Perpres 4/2026, Menteri Nusron Paparkan Roadmap Penetapan LSD 2026

12 Februari 2026 15:50
Daerah

Kenali Hukum Sejak Dini, Disdikbud Tana Tidung Gandeng Kejaksaan

12 Februari 2026 15:34
Kantah Kota Balikpapan

Jaga Dokumen Negara, ATR/BPN Gandeng Taruna STPN Restorasi Arsip Pascabencana

12 Februari 2026 10:09
Capten Egon
Daerah

Capten Egon

12 Februari 2026 09:34
Next Post

Kejuaraan Nasional “MONACO” Tahun 2021 Resmi Ditutup

Jokowi Dijadwalkan ke Kaltara Akhir November, Tinjau KIPI dan Bagi 1.500 Sertifikat Tambak

Ikuti Instruksi Gubernur, RSUD Tarakan Layani 3 Tahap Swab RT-PCR dengan Harga Rp 300 Ribu

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Dukung Pemeriksaan BPK, Pejabat Pemprov Kaltara Diminta Tunda Dinas Luar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penuh Haru, Kodim 0907/Tarakan Lepas Letkol Inf Syaiful Arif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Relokasi Puspem ke Tarakan Utara Bakal Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 21 Dapur di Tarakan Mulai Beroperasi, Layani 46 Ribu Penerima Manfaat MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hormat Jajar dan Tepung Tawar Sambut Dandim 0907/Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

BUSAK PAUD Hadir di Tana Tidung, Perkuat Kolaborasi Guru dan Orang Tua

12 Februari 2026 16:58

Kepala ANRI Apresiasi ATR/BPN Libatkan Taruna STPN Restorasi Arsip Pascabencana

12 Februari 2026 16:34
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP