Menu

Mode Gelap

Daerah · 14 Feb 2022

Kunker ke Tana Tidung, Danrem 092 Maharajalila Bahas Ketahanan Pangan


					Kunker ke Tana Tidung, Danrem 092 Maharajalila Bahas Ketahanan Pangan Perbesar

TANA TIDUNG – Dua bulan menjabat, Danrem 0902/Maharajalila melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tana Tidung, Senin (14/2/2022).

Danrem 092/ Maharajalila Brigjen TNI Rifki, mengatakan kedatangannya di Bumi Upun Taka yakni pertama dalam rangka silaturahmi dengan pejabat di Kabupaten Tana Tidung.

“Tentu tujuannya silaturahmi sebagai orang baru kepada pejabat Pemda terutama di wilayah Tana Tidung. Kemudian yang kedua sekaligus mengunjungi Kodim Tana Tidung disini yang juga sebetulnya baru juga,” katanya kepada fokusborneo.com.

width"400"
width"400"
width"400"

Jenderal Bintang Satu ini juga ingin memastikan dan melihat langsung program pemerintah khususnya terkait ketahanan pangan. Ketahanan pangan juga menjadi program Kodim Tana Tidung saat ini untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

width"300"
width"400"
width"400"
width"400"
width"400"

“Saya sudah visit dengan pak Wabup Hendrik dan ternyata sudah berjalan kita akan kerjasama melakukan pembinaan kepada kelompok tani,” katanya.

width"300"
width"300"
width"300"
width"300"

Langkah awal yang akan dilakukan yaitu melakukan pendataan kepada kelompok tani di KTT kemudian observasi tanaman apa yang cocok di KTT.

width"400"
width"400"

“Jadi nanti kami akan melakukan pembinaan dan pendampingan, termasuk tentu kerjasama dengan Pemda dengan pak Bupati dan Wakil juga Kadis pertaniannya,” ungkapnya.

width"200"
width"300"

Lebih lanjut, Danrem mengatakan program ini harus segera dilakukan dimana dalam waktu dekat akan ada pembangunan Ibu Kota Negara baru, kemudian ada kawasan insya internasional di Tana Kuning Bulungan.

width"400"
width"400"

“Jadi masyarakat harus siap untuk menghadapi ini, jangan sampai kita menjadi penonton,” tegasnya.

width"400"
width"400"

Selanjutnya, selain membahas persoalan pertanian, kedatangan Danrem juga membahas persoalan penanganan Covid-19.

width"400"
width"400"

“Yang saya lihat disini sudah bagus dilaksanakan, dimana sampai hari ini baru 4 yang terpapar dan sudah dilakukan penanganan,” ucapnya.

Penanganan itu penting supaya tidak menyebar dan tidak menambah, dan di KTT sudah berjalan dengan baik, komunikasi dan kerjasama juga terbangun dengan baik antara Pemda, forkopimda dan instansi terkait. (her/Iik)

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan Bawa 15 Investor Kazakhstan Jajaki Investasi di IKN

29 Agustus 2025 - 19:00

Pegadaian Mengajar Area Tarakan: Pegadaian Hadirkan Literasi Keuangan hingga Pelabuhan dan Sekolah

29 Agustus 2025 - 18:38

Dorong Komunitas Musik Metal Berbadan Hukum, ANK Sosialisasikan Raperda Ekonomi Kreatif

29 Agustus 2025 - 17:57

Menteri PPPA Resmikan RBI di Balikpapan, Dorong Penguatan Perempuan dan Perlindungan Anak

29 Agustus 2025 - 17:31

Bank Indonesia Balikpapan Cetak Desainer Muda Kreatif Lewat Capacity Building Fashion Design

29 Agustus 2025 - 14:05

Ketua Umum JMSI Jadi ‘Tokoh Media Berpengaruh’ Versi MAT 2025

29 Agustus 2025 - 12:03

Trending di Daerah