Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 29 Nov 2022 17:25 WITA ·

Pelaku Balap Liar Rata-Rata Remaja


Orang Tua dan Anaknya Mengisi Surat Pernyataan Sebelum Mengambil Motor di Satlantas Polres Tarakan. Foto: fokusborneo.com Perbesar

Orang Tua dan Anaknya Mengisi Surat Pernyataan Sebelum Mengambil Motor di Satlantas Polres Tarakan. Foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Setelah diamankan Satuan Sabhara Polres Tarakan saat patroli motor pada Sabtu (27/11) lalu, puluhan pelaku balap liar dan kendaraanya akhirnya diperbolehkan pulang.

Sebelum pulang membawa kendaraanya, Satlantas Polres Tarakan memanggil orang tua pelaku untuk membawa kartu keluarga (KK) dan pelaku diwajibkan mengisi surat pernyataan.

Kasatlantas Polres Tarakan AKP Rully Zuldh Fermana melalui KBO Satlantas Ipda Madong menjelaskan, total pelaku balap liar yang diamankan sebanyak 21 orang. Semuanya diamankan di belakang Islamic Center.

width"450"

“Di amankan malam Minggu kemarin di Islamic Center, sekitar pukul 22.00 Wita – 23.00 Wita, ada yang aktifitas (Balapan) ada juga yang nonton jadi dia kategori,” jelas Ipda Madong.

Hampir semua yang diamankan masih di bawah umur 17 tahun, rata – rata umur 13-14 tahun dan tidak memiliki SIM (Surat Ijin Mengemudi).

Lebih lanjut, pelaku yang diamankan saat ini tidak dilakukan tilang oleh Satlantas Polres Tarakan sesuai dengan perintah satuan atas.

“Kita kasih pembinaan, membuat surat pernyataan dan melengkapi kendaraanya,” ujarnya.

Khusus untuk kendaraan yang tidak lengkap seperti plat nomor atau lainya, Satlantas meminta pemilik untuk melengkapi terlebih dahulu sebelum diperbolehkan pulang.

Satlantas Polres Tarakan tegaskan, jika kedepan masih kedapatan melakukan kegiatan serupa maka kendaraan yang digunakan akan disita selama 3 bulan, kemudian juga bisa dilakukan tilang electronik. (wic/Iik)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemerintah Siapkan 47 Apartemen untuk ASN, TNI, Polri di IKN

31 Januari 2023 - 07:07 WITA

Rakor Penanggulangan Inflasi, Antisipasi Menjelang Panen

30 Januari 2023 - 23:19 WITA

Pimpin Ratas, Presiden Minta Jajaran Waspadai Inflasi dan Kenaikan Harga

30 Januari 2023 - 23:11 WITA

Gerindra Minta Kenaikan Ongkos Haji Rp 69 juta Dikaji Ulang: Terlalu Berat untuk Rakyat

30 Januari 2023 - 22:54 WITA

LTABI 2022, Komitmen BI untuk Indonesia Maju

30 Januari 2023 - 18:49 WITA

Menuju Satu Dekade JKN: Kontribusi BPJS Kesehatan Mewujudkan Indonesia Lebih Sehat

30 Januari 2023 - 18:35 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!