Menu

Mode Gelap

Daerah · 1 Mei 2025

Dukung Ketahanan Pangan, Bulog Siap Serap 120 Ribu Ton Gabah di Kaltara


					KETAHANAN PANGAN : DPKP Kaltara menggelar Sosialisasi dan Audiensi bersama Perwakilan Kemenkeu serta Perum Bulog dari Bulungan dan Tarakan, Rabu (30/4) lalu. 
Perbesar

KETAHANAN PANGAN : DPKP Kaltara menggelar Sosialisasi dan Audiensi bersama Perwakilan Kemenkeu serta Perum Bulog dari Bulungan dan Tarakan, Rabu (30/4) lalu.

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Sosialisasi dan Audiensi bersama Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta Perum Bulog dari Bulungan dan Tarakan, Rabu (30/4/2025).

Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat DPKP Kaltara, membahas implementasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 19 Tahun 2025 yang mengatur tentang investasi pemerintah pada Perum Bulog dalam pengadaan cadangan beras pemerintah.

Kepala DPKP Kaltara Heri Rudiyono menegaskan pentingnya sinergi antar instansi dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kebijakan PMK ini menjadi langkah strategis dalam upaya menstabilkan harga gabah dan beras di daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

width"400"
width"400"
width"400"

“Hari ini kita menerima kunjungan dari perwakilan Kemenkeu dan Bulog sebagai tindak lanjut dari penugasan Presiden terkait penyerapan gabah hasil panen petani,” ujar Heri.

width"300"
width"400"
width"400"
width"400"
width"400"

Dalam rapat tersebut, ia menuturkan pihaknya bersama Bulog dan Kemenkeu telah menyepakati untuk berkolaborasi dalam menyerap seluruh hasil panen petani.

width"300"
width"300"
width"300"
width"300"

“Alhamdulillah, kita sudah berdiskusi dan sepakat bahwa hasil panen sekitar 126 ribu ton gabah kering panen akan diserap oleh Bulog sebanyak 120 ribu ton. Artinya, nyaris seluruh hasil panen dapat tertampung,” jelasnya.

width"400"
width"400"

Dengan kepastian ini, para petani di Kaltara diharapkan tidak lagi ragu untuk menanam bahkan bisa termotivasi untuk mengembangkan dan meningkatkan hasil pertanian di daerahnya.

width"200"
width"300"

“Sekarang petani bisa lebih percaya diri untuk mengembangkan lahan dan berinovasi, tanpa khawatir hasil panennya tidak terbeli,” tutup Heri.(dkisp)

width"400"
width"400"
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Dorong Komunitas Musik Metal Berbadan Hukum, ANK Sosialisasikan Raperda Ekonomi Kreatif

29 Agustus 2025 - 17:57

Menteri PPPA Resmikan RBI di Balikpapan, Dorong Penguatan Perempuan dan Perlindungan Anak

29 Agustus 2025 - 17:31

Bank Indonesia Balikpapan Cetak Desainer Muda Kreatif Lewat Capacity Building Fashion Design

29 Agustus 2025 - 14:05

Ketua Umum JMSI Jadi ‘Tokoh Media Berpengaruh’ Versi MAT 2025

29 Agustus 2025 - 12:03

Sosialisasikan Raperda Tenaga Lokal, Jufri Budiman Dorong Prioritaskan Warga Lokal

29 Agustus 2025 - 11:26

Pertamina Hulu Mahakam Selamatkan Nelayan di Perairan Kalimantan Timur

29 Agustus 2025 - 10:46

Trending di Daerah