TARAKAN, Fokusborneo.com – Teror buaya yang menelan korban jiwa di Kelurahan Karang Harapan memicu respons cepat dari otoritas setempat.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Tarakan kini tengah mematangkan rencana penangkapan reptil yang menyerang Theresia Padang (61) saat sedang mencari rumput di pinggir Embung Persemaian.
Langkah ini diambil mengingat keberadaan buaya tersebut dianggap sebagai ancaman nyata bagi keselamatan warga sekitar.
Meskipun sempat muncul usulan untuk menguras air embung melalui koordinasi dengan Perumda Tirta Alam (PDAM), Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan, Sofyan, menilai langkah tersebut kurang efisien. Berdasarkan rekam jejak evakuasi sebelumnya, metode pemancingan dianggap lebih realistis.
”Kami mempertimbangkan dua opsi. Pertama, pengurasan total, namun itu sulit dilakukan karena banyak aspek teknis yang harus dipertimbangkan. Opsi kedua adalah metode pancing, yang kemudian diikuti dengan penanganan sesuai SOP sebelum nantinya diserahkan ke BKSDA,” ujar Sofyan, Selasa (20/1/26).
Tim Animal Rescue yang melakukan observasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengindikasikan jumlah buaya di lokasi tersebut kemungkinan lebih dari satu. Perilaku agresif predator ini diduga kuat karena adanya gangguan pada habitat atau keberadaan sarang telur.
”Analisis tim di lapangan menunjukkan kemungkinan ada induk dan anak-anaknya. Biasanya, agresivitas tinggi muncul jika mereka sedang menjaga telur atau merasa habitatnya terusik,” tambah Sofyan.
Mengingat status satwa liar tersebut, Sofyan menegaskan perlunya peran garda terdepan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Satpol PP dan PMK menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh (backup) guna mencegah jatuhnya korban tambahan.
Pihak PMK kini tengah menunggu kedatangan tim BKSDA untuk melakukan observasi lapangan lanjutan bersama PMK Sektor Barat. Jika situasi mendesak, pihak keamanan tidak menutup kemungkinan akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk tindakan darurat yang diperlukan.(*/mt)















Discussion about this post