TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dari sisi spiritual. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui pelaksanaan kegiatan Santapan Rohani yang akan digelar secara rutin bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bulungan.
Kegiatan Santapan Rohani dijadwalkan berlangsung setiap hari Jumat pada pekan pertama setiap bulan dan dipusatkan di lingkungan Kantor Bupati Bulungan. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bulungan dalam menumbuhkan nilai keimanan, ketakwaan, serta pembinaan mental aparatur.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, H. Risdianto, mengatakan bahwa Santapan Rohani merupakan agenda pembinaan rohani yang dirancang untuk memperkuat karakter ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan publik.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap ASN dan PPPK memiliki pondasi spiritual yang kuat sehingga mampu bekerja dengan integritas, etos kerja, dan tanggung jawab yang lebih baik,” ujar Risdianto, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, untuk ASN beragama Islam, Santapan Rohani akan dilaksanakan di Musala Al Umaro Kantor Bupati Bulungan dengan menghadirkan sejumlah penceramah yang telah dijadwalkan, di antaranya Ustaz Ahmad Imanuddin, Drs. H.S. Muthahar Al-Jufrie, H. Ridwan Labago, Sayid Abdurahman Al-Idrus, H. Kasman Gafar, Idus Al-Jufrie, dan Sudirman.
Sementara itu, ASN beragama Nasrani akan mengikuti kegiatan serupa di Kapel Kantor Bupati Bulungan dengan menghadirkan para pendeta dan rohaniawan, seperti Pendeta Mesakh Lian, Frety Sung, Salesius Jono, Septy Berpras Lillung Sir, Yuliana Margaret, dan Elia Pampangamuan.
Risdianto mengimbau seluruh ASN dan PPPK di lingkungan Kantor Bupati Bulungan agar dapat mengikuti kegiatan Santapan Rohani secara tertib dan berkelanjutan sesuai dengan keyakinan masing-masing.
“Kegiatan ini tidak hanya bersifat rutinitas, tetapi menjadi ruang pembinaan mental dan spiritual agar nilai religius tercermin dalam perilaku kerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, pelaksanaan Santapan Rohani lintas agama ini juga mencerminkan komitmen Pemkab Bulungan dalam membangun aparatur yang profesional sekaligus berakhlak mulia.
Sebagai penutup, Risdianto menegaskan bahwa program ini sejalan dengan arah pembangunan Bulungan periode 2024–2029, khususnya dalam mendukung salah satu program prioritas daerah, yakni Benuanta Religi, guna mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter. (**)
















Discussion about this post