TANA TIDUNG, Fokusborneo.com — Markus Yuteng resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Tana Tidung untuk masa bakti 2025–2030. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IV Hanura Tana Tidung.
Pemilihan berlangsung di Hotel Pangeran Khar, Tanjung Selor, Senin (26/1/2026), dengan dukungan bulat dari lima Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang hadir. Markus Yuteng menggantikan Hendrik, yang masa jabatannya berakhir pada Mei 2025.
Pelaksanaan Muscab berjalan lancar dan kondusif, mencerminkan kekompakan serta soliditas kader Hanura di tingkat kabupaten.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Markus Yuteng menyatakan kesiapannya untuk membawa Hanura Tana Tidung semakin kuat melalui konsolidasi menyeluruh hingga ke akar rumput serta meningkatkan peran partai di tengah masyarakat.
“Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan kerja nyata agar Hanura semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat Tana Tidung,” ujar Markus Yuteng, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Tana Tidung.
Ketua DPD Hanura Kalimantan Utara, Ingkong Ala, melalui Sekretaris DPD Hanura Kaltara, Verika Satria, berharap kepengurusan baru mampu mendorong kemajuan partai melalui penguatan struktur organisasi dan kaderisasi yang berkelanjutan.
Pergantian kepemimpinan ini dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat mesin politik Hanura di Tana Tidung dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
Sebelumnya, DPD Hanura Kaltara menunjuk Mursalim Kahar sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Hanura Tana Tidung guna mempersiapkan jalannya Muscab hingga terbentuknya kepengurusan definitif.
Mursalim Kahar menambahkan, Muscab tidak hanya menjadi forum pengambilan keputusan organisasi, tetapi juga sarana pembelajaran politik bagi kader untuk menumbuhkan budaya demokrasi yang sehat dan menjaga persatuan internal.
“Selain Muscab, kami juga melaksanakan kegiatan pendidikan politik sebagai bagian dari penguatan kader Hanura di Tana Tidung,” pungkasnya.(*)
















Discussion about this post