TANA TIDUNG, Fokusborneo.com— Pemerintah Kabupaten Tana Tidung kembali menorehkan capaian positif dalam upaya pencegahan korupsi. Pada penilaian Indeks Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2025 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, daerah ini meraih skor 91 persen—tertinggi di Provinsi Kalimantan Utara.
Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh perangkat daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Capaian ini menjadi bukti komitmen kami dalam membangun sistem pencegahan korupsi yang konsisten dan berkelanjutan,” ujarnya.
Prestasi tersebut sekaligus menandai tiga tahun berturut-turut Kabupaten Tana Tidung berada di peringkat pertama se-Kalimantan Utara dalam Indeks MCP KPK.
Menurutnya, penguatan sistem pengawasan, optimalisasi perencanaan dan penganggaran, serta peningkatan akuntabilitas di setiap organisasi perangkat daerah menjadi faktor utama peningkatan nilai tersebut. Pemerintah daerah juga terus mendorong transparansi dalam proses pengadaan barang dan jasa, pengelolaan aset, hingga pelayanan publik.
Indeks MCP KPK sendiri merupakan instrumen pemantauan yang digunakan untuk mengukur efektivitas langkah pencegahan korupsi di pemerintah daerah. Aspek yang dinilai mencakup perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengelolaan aset, serta manajemen aparatur sipil negara.
Pemkab Tana Tidung menegaskan komitmennya untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut pada tahun-tahun mendatang. Upaya menanamkan budaya antikorupsi di seluruh lini pemerintahan diharapkan mampu mendukung pembangunan daerah yang berintegritas dan berkelanjutan.(**)















Discussion about this post