TARAKAN – Menjelang perayaan Idul Fitri, Polres Tarakan resmi memulai pengamanan arus mudik dan balik melalui Operasi Ketupat Kayan 2026 yang ditandai dengan apel gelar pasukan, di Halaman Rumah Jabat Walikota, Kamis 12/3/206).
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, menyatakan bahwa personel gabungan akan disiagakan selama 13 hari ke depan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
AKBP Erwin S. Manik mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan delapan titik pos yang tersebar di wilayah hukum Tarakan.
Kapolres merincikan bahwa delapan pos tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristik lokasinya.
“Adapun 3 Pos Pengamanan (Pospam) berlokasi di Gusher (area objek wisata Taman Berkantan), depan Bandara, dan Pantai Amal. Pos ini difokuskan untuk patroli mobile guna mengantisipasi kemacetan dan kerawanan kriminalitas di titik keramaian,” sambungnya.
Sementara 4 Pos Pelayanan (Posyan, ditempatkan di titik vital transportasi seperti Pelabuhan dan Bandara untuk melayani pemudik, dan terakhir 1 Pos terpadu, disiagakan di Mako Polres Tarakan sebagai pusat komando dan penanganan darurat, termasuk antisipasi bencana alam.
Untuk memberikan rasa aman bagi warga yang pulang kampung, Polres Tarakan membuka layanan penitipan kendaraan di kantor polisi.
“Layanan penitipan ini kami kedepankan di Polsek-Polsek dan Polres. Kami juga bekerja sama dengan Kodim 0907/Tarakan dan Satpol PP bagi warga yang ingin menitipkan kendaraannya agar mudik lebih tenang,” ujar AKBP Erwin S. Manik, Kamis (12/3/2026).
Mengingat geografis Tarakan yang didominasi jalur perairan, Kapolres menekankan pentingnya keselamatan berlayar. Ia meminta pemudik dan pengusaha angkutan air untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui situs resmi dan wajib menggunakan life jacket.
Selain itu, bagi warga yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, dihimbau untuk, melapor kepada Ketua RT atau tetangga terdekat, memastikan rumah dalam kondisi terkunci rapat, menghubungi Call Center 110 (bebas pulsa) jika menemukan hal mencurigakan atau membutuhkan bantuan darurat kepolisian. (**)
















Discussion about this post