BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Pemerintah terus mendorong percepatan pengelolaan sampah menjadi energi listrik melalui pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Upaya ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang melibatkan sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah di Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
Dalam rapat tersebut, para pemangku kepentingan menekankan pentingnya langkah strategis untuk mempercepat penanganan sampah di Kota Balikpapan. PSEL dinilai sebagai solusi berkelanjutan yang tidak hanya mampu mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan energi alternatif yang ramah lingkungan.
Baca Juga
Peserta rapat sepakat bahwa pengelolaan sampah tidak lagi bisa mengandalkan metode konvensional semata. Diperlukan inovasi teknologi serta kolaborasi lintas sektor agar persoalan sampah dapat ditangani secara efektif dan berkelanjutan. Melalui PSEL, sampah yang selama ini menjadi beban lingkungan diharapkan dapat diolah menjadi sumber daya bernilai.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyatakan komitmennya dalam mendukung percepatan proyek tersebut. Ia menegaskan kesiapan pemerintah kota untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern.
“Kami berkomitmen menghadirkan inovasi dalam pengelolaan sampah demi mewujudkan Balikpapan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. PSEL menjadi langkah strategis yang akan kami dorong bersama pemerintah pusat,” ujar Rahmad.
Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung implementasi proyek ini. Dukungan regulasi, pembiayaan, serta kesiapan infrastruktur menjadi faktor kunci dalam percepatan realisasi PSEL di Balikpapan.
Melalui komitmen bersama ini, diharapkan sistem pengelolaan sampah di Balikpapan dapat mengalami perubahan signifikan. Dengan penerapan teknologi yang tepat dan kolaborasi yang kuat, Balikpapan ditargetkan menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di masa mendatang.(oc)

















Discussion about this post