• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Sekda Tarakan Abd. Azis Hasan Tekankan ASN Kerja Berbasis Target

by Redaksi
01/08/2026
in Daerah
A A

TARAKAN – Setelah resmi menduduki jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tarakan, Abd. Azis Hasan, AP., M.H., langsung mendapat tugas mengawal penguatan sistem kerja ASN berbasis target. Capaian kinerja akan menjadi salah satu ukuran evaluasi, termasuk dalam penyusunan skema Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Azis mengatakan, arahan tersebut disampaikan Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes., sebelum dirinya dilantik. Salah satu arahan yang diberikan, memastikan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki target kerja yang jelas dan dapat diukur.

Baca Juga

Gala Dinner KK/JKK Sosek Malindo Jadi Momentum Perkuat Hubungan Kaltara-Sabah

Perkuat Budaya Keselamatan, General Manager PLN UID Kaltimra Tinjau Langsung Pekerjaan Operasional di Tarakan

Lewat FP VI, Dishut Kaltara Perkuat Pelestarian Mangrove Bersama Warga

Pemprov Sambut 13 Pamong Praja Muda IPDN Tahun 2026, Siap Perkuat Birokrasi Daerah

Penguatan sistem kerja tersebut dilakukan agar setiap program pemerintah daerah memiliki ukuran capaian yang jelas. Tidak hanya menyelesaikan pekerjaan secara administratif, ASN juga dituntut memahami hasil yang harus dicapai dari setiap tugas yang diberikan.

“Sekarang ini semua PNS harus ada target kinerja. Selama ini kalau kinerja diukur berbasis anggaran, sementara banyak yang tidak ada anggarannya tapi tetap dinilai pemerintah pusat. Semua pekerjaan harus punya ukuran yang jelas, apa yang menjadi targetnya dan bagaimana hasil yang ingin dicapai,” ujar Azis.

Ia menjelaskan, sejumlah indikator tersebut menjadi bagian dari ukuran keberhasilan pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan. Setiap perangkat daerah nantinya akan memiliki sasaran yang disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Indikator yang akan menjadi ukuran kinerja di antaranya Reformasi Birokrasi (RB), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Monitoring Center for Prevention (MCP), serta Indikator Kinerja Kunci (IKK).

Untuk memastikan target tersebut berjalan, setiap sasaran akan diturunkan secara berjenjang melalui sistem cascading. Dengan pola tersebut, target pemerintah daerah dapat diterjemahkan hingga tingkat unit kerja maupun pegawai.

“Nanti kita bagi, kita buat cascading-nya jelas. Ini misalnya terkait RB, siapa yang jadi penanggung jawab, siapa sekretarisnya, sampai setiap OPD siapa melakukan apa, di mana, dan apa yang dilakukan harus jelas. Jadi masing-masing tahu tugasnya, tahu targetnya, dan tahu apa yang harus dicapai,” katanya.

Azis menyebut, sistem tersebut juga akan memudahkan proses evaluasi karena capaian setiap perangkat daerah dapat dilihat berdasarkan target yang telah ditentukan. Kinerja tidak hanya dinilai dari aktivitas yang dilakukan, tetapi juga dari hasil yang dihasilkan.

Capaian target kinerja juga akan menjadi bagian dalam penyusunan skema pemberian TPP. Pemerintah daerah mengkaji agar penghasilan pegawai memiliki keterkaitan dengan hasil kerja yang dicapai.

“Misalnya OPD A di triwulan pertama tidak capai target. Seharusnya 100 persen, tapi hanya 80 persen. Nanti TPP-nya juga bisa 80 persen. Jadi berpengaruh ke penghasilan dan berpengaruh ke karier, karena kinerja itu nantinya menjadi salah satu ukuran dalam melihat capaian pegawai,” jelasnya.

Penerapan sistem tersebut nantinya berlaku bagi seluruh jajaran pemerintah daerah. Perangkat daerah yang mampu memenuhi bahkan melampaui target akan mendapat apresiasi, sedangkan yang belum mencapai sasaran akan dilakukan evaluasi.

Azis menegaskan, pola tersebut bukan hanya memberikan konsekuensi bagi pegawai yang belum mencapai target, tetapi juga mendorong adanya penghargaan bagi ASN yang menunjukkan kinerja lebih baik.

“Ada OPD yang melampaui target, itu bisa dapat reward. Yang tidak mencapai target ada punishment. Konsep kita seperti itu. Jadi kita ingin ada keseimbangan, yang bekerja dan mencapai target diberikan apresiasi, sementara yang belum tercapai harus dievaluasi dan diperbaiki,” ucap Azis.

Evaluasi terhadap capaian kerja akan dilakukan secara berkala. Pejabat maupun OPD yang belum memenuhi target akan diberikan kesempatan untuk memperbaiki kinerja melalui pembinaan dan evaluasi terhadap kendala yang dihadapi.

Namun, apabila target tetap tidak tercapai setelah dilakukan evaluasi, pemerintah daerah akan mengambil langkah lanjutan terhadap pejabat yang bersangkutan.

“Tiga bulan pertama tidak tercapai, diberikan pembinaan. Ditanya apa masalahnya, apa kendalanya. Tiga bulan berikutnya masih tidak tercapai, persiapan ganti pemain. Artinya kita harus mengambil langkah supaya target yang sudah ditetapkan pemerintah daerah tetap bisa tercapai,” tegasnya.

Selain menjadi dasar evaluasi kinerja, capaian target juga akan dikaitkan dengan konsep remunerasi pegawai. Azis menyebut, penghasilan ASN ke depan diarahkan memiliki hubungan dengan hasil kerja yang dicapai, sehingga setiap pegawai terdorong memenuhi sasaran yang telah ditetapkan.

Penerapan pola kerja berbasis target tersebut diharapkan membuat kinerja birokrasi lebih terukur. Setiap pegawai nantinya memiliki tanggung jawab yang jelas terhadap tugas yang dijalankan.

“Jadi jangan sampai ada lagi kerja yang tidak ada sasaran, tidak ada target. Semua harus tahu apa yang dikerjakan dan apa yang harus dicapai. Kita ingin setiap pegawai memahami tanggung jawabnya dan bekerja sesuai dengan target yang sudah ditetapkan,” tutup Azis. (**)

Berita Lainnya

Daerah

Gala Dinner KK/JKK Sosek Malindo Jadi Momentum Perkuat Hubungan Kaltara-Sabah

31 Juli 2026 18:56
Daerah

Perkuat Budaya Keselamatan, General Manager PLN UID Kaltimra Tinjau Langsung Pekerjaan Operasional di Tarakan

31 Juli 2026 18:55
Daerah

Lewat FP VI, Dishut Kaltara Perkuat Pelestarian Mangrove Bersama Warga

31 Juli 2026 18:48
Daerah

Pemprov Sambut 13 Pamong Praja Muda IPDN Tahun 2026, Siap Perkuat Birokrasi Daerah

31 Juli 2026 17:51
Pemkab Tana Tidung Gelar Gerakan ASRI, Wabup Sabri Ajak Perkuat Budaya Bersih
Daerah

Pemkab Tana Tidung Gelar Gerakan ASRI, Wabup Sabri Ajak Perkuat Budaya Bersih

31 Juli 2026 11:45
Daerah

FP VI Perkuat Peran Masyarakat Sekatak Buji dalam Pelestarian Mangrove

31 Juli 2026 10:42

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Langsung Diserbu Pencaker, PT PRI Sediakan 13 Posisi Strategis di Job Fair Tarakan

    Langsung Diserbu Pencaker, PT PRI Sediakan 13 Posisi Strategis di Job Fair Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Pengadilan Tinggi, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ibrahim Ali Antar Kepala Desa Sambungan ke Peristirahatan Terakhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disperinaker Tarakan Bakal Gelar Mini Job Fair 30 Juli, Targetkan 500 Lowongan Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Gemilang di BMC V, Woodball Tana Tidung Kantongi 11 Medali dan Bidik PORPROV 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Sekda Tarakan Abd. Azis Hasan Tekankan ASN Kerja Berbasis Target

1 Agustus 2026 11:16

Uji Sampel Ikan di Kaltara Bebas Logam Berat, BPPMHKP Utamakan Pembinaan Pelaku Usaha

1 Agustus 2026 10:25
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP