TARAKAN – Ahmad Syamsir Arief Nahkodai BPD HIMPI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Provinsi Kaltara periode 2020-2023 setelah terpilih secara aklamasi pada Musda BPD HIPMI Kaltara di Tanjung Selor, Rabu 16 Desember 2020.
Ketua BPD HIPMI Kaltara, Ahmad Syamsir Arief mengatakan, HIPMI Kaltara baru terbentuk satu kepengurusan artinya dari 34 Provinsi HIPMI Kaltara adalah yang paling muda.
“Artinya peran nyata dalam pembangunan belum terlihat, kedepan kita sesuai tujuan HIPMI terbentuk kita akan menjadi mitra strategis pemerintah, kita akan memperkuat hubungan itu sehingga kita dapat berperan aktif nyata dalam pembangunan baik dalam negeri maupun luar negeri,” katanya, Kamis (17/12/2020).



Kaltara berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, Sabah Serawak Brunei dan Philipina, HIPMI akan membuka bisnis dengan badan – badan pengusaha di luar negeri untuk mencari peluang bersama untuk dikerjakan bersama.





“Memang ada kader HIPMI yang sudah merintis untuk bekerjasama dengan luar tapi itu belum melibatkan HIPMI secara organisasi. Nah ini yang akan kita lakukan,” tegasnya.




Lebih lanjut, Ia mengatakan wilayah perbatasan selain ada keuntungan tapi ini juga menjadi tantangan di Kaltara bagaimana berperan aktif untuk peningkatan ekonomi.


Untuk itu HIPMI Kaltara dalam waktu dekat akan melakukan registrasi ulang pengusaha – pengusaha muda di Kaltara mana yang aktif dan mana yang tidak aktif.



“Di Kaltara ini ada 300-an pengusaha muda yang benar-benar aktif kita lakukan peningkatkan kapasitas melalui pelatihan – pelatihan, kita tidak hanya bicara kuantitas tapi kualitas,” ungkapnya.


Ia menambahkan, Indonesia saat ini butuh 40 juta tenaga kerja terampil pertahunnya maka diharapkan HIPMI mampu berkontribusi dan ikut andil. (wic/Iik)

