Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Ekonomi · 3 Okt 2021 16:50 WITA ·

Pasokan Bahan Makanan Melimpah, Sebabkan Deflasi di Kaltara


Pedagang Daging Ayam di Salah Satu Pasar Tradisional Kota Tarakan, Foto: Istimewa Perbesar

Pedagang Daging Ayam di Salah Satu Pasar Tradisional Kota Tarakan, Foto: Istimewa

TARAKAN – Pada September 2021, Kalimantan Utara mengalami deflasi 0,03% (mtm) dengan Kota Tarakan yang tercatat mengalami deflasi 0,13% (mtm) sedangkan Tanjung Selor inflasi 0,39% (mtm). Kondisi deflasi ini disebabkan oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang tercatat kembali mengalami deflasi 0,29% (mtm) setelah pada bulan Agustus 2021 juga deflasi 0,82% (mtm).

Lebih lanjut, rendahnya tekanan inflasi kelompok makanan, minuman dan tembakau terutama disebabkan oleh melimpahnya pasokan bahan makanan seperti daging ayam ras dan cabai rawit dari daerah pemasok.

Selain kelompok makanan, minuman dan tembakau, kelompok transportasi juga masih mengalami deflasi 0,17% (mtm) setelah pada bulan sebelumnya juga deflasi 1,53% (mtm).

Berdasarkan perkembangan tersebut, inflasi tahunan Provinsi Kaltara pada periode September 2021 sebesar 0,36% (ytd) atau masih berada di bawah kisaran sasaran inflasi 3,0% ±1% (yoy).

Tiga komoditas yang memberikan andil deflasi bulanan dari kelompok makanan, minuman dan tembakau antara lain daging ayam ras (-0,05%), bawang merah (-0,03%), dan cabai rawit (-0,018). Sementara itu, komoditas yang memberikan andil inflasi bulanan (mtm) terbesar yaitu bayam (0,06%) dan tomat (0,05%).

“Deflasi yang lebih rendah pada September 2021 untuk kelompok makanan, minuman, dan tembakau disebabkan oleh mulai membaiknya demand masyarakat ditengah terjaganya pasokan dari daerah penghasil,” kata Kepala KPwBI Provinsi Kaltara Tedy Arief Budiman melalui press rilis yang diterima Fokusborneo.com, Minggu (3/10/21).

Secara bulanan kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil deflasi 0,09% (mtm), sedangkan secara tahunan kelompok tersebut memberikan andil terhadap inflasi sebesar 1,09% (yoy) di September 2021.

Masih terjadinya deflasi pada kelompok Transportasi seiring dengan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di beberapa wilayah di Indonesia termasuk di Kaltara hingga September 2021.

“Kondisi ini berdampak pada penurunan mobilitas termasuk dari pergerakan masyarakat menggunakan moda transportasi udara sehingga turut menyebabkan adanya penurunan tarif angkutan udara. Dengan demikian, secara bulanan dan tahunan, kelompok transportasi memberikan andil deflasi0,02% (mtm) dan 0,87% (yoy),” ujar Tedy.

Mencermati perkembangan sampai dengan September 2021 tersebut, inflasi akan tetap dijaga sehingga berada pada sasaran inflasi 2021, yaitu 3,0±1%. Untuk itu, koordinasi antara Pemerintah, Bank Indonesia dan lembaga terkait yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan terus diperkuat dengan melakukan berbagai tindakan yang salah satunya adalah secara berkala menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) TPID.

HLM TPID yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah dari tingkat Provinsi, Kabupaten, serta Kota di Kalimantan Utara ini diharapkan mampu menemukan isu lokal terkait kondisi dan permasalahan pemenuhan pasokan intra daerah serta merumuskan langkah-langkah efektif yang dapat digunakan sebagai solusi dari permasalahan tersebut.

“Di sisi lain, Bank Indonesia terus aktif bersinergi dengan berbagai pihak termasuk Pemda untuk terus menjaga daya beli masyarakat tetap kompetitif melalui berbagai program termasuk pengembangan produksi, produktifitas, dan target market UMKM dikala pandemi,” tutup Tedy.(**)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Desa Sengkong Genjot Pembangunan Sampai Pelosok

27 Oktober 2021 - 11:03 WITA

Dongkrak PAD, Kran Investasi Segera Dibuka

25 Oktober 2021 - 19:15 WITA

Kumpulkan 13 Perusahaan Wajib Pungut, Bapenda Kaltara Sampaikan Tagihan Pembayaran PBBKB

21 Oktober 2021 - 21:47 WITA

Bangun Sarana Transportasi Kelas Dunia, Pemprov Teken MoU dengan Perusahaan Negeri Tirai Bambu

21 Oktober 2021 - 14:32 WITA

Dukung Gernas BBI dan Gernas BBWI, BI Kaltara Gelar Karya Kreatif Benuanta 2021

21 Oktober 2021 - 09:29 WITA

Sambangi Pelaku UMKM, Wagub Tekankan Penggunaan Bahan Pangan Lokal

20 Oktober 2021 - 21:40 WITA

Trending di Advetorial