• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Ekonomi

Tarif Baru 32% Oleh AS, Pengusaha Ekspor Kaltara ‘Gelisah’

by Redaksi
7 April 2025 20:20
in Ekonomi
A A
0

Peter Setiawan, Ketua APINDO Kaltara. Foto: fokusborneo.com

Baca Juga

Sepakati Win-Win Solution, Harga Serap Ayam di Tarakan Dipatok Rp28 Ribu/Kg

CIMB Niaga Luncurkan CIMB Private Wealth, Hadirkan Standar Baru dalam Pengelolaan Kekayaan bagi Nasabah HNWI

RDMP Balikpapan Diresmikan Presiden, Produksi BBM Nasional Meningkat

Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

TARAKAN – Kebijakan tarif baru impor dan bea masuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebesar 32% akan berdampak pada ekonomi baik secara nasional maupun daerah seperti Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Menanggapi kebijakan baru tersebut, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Provinsi Kaltara, Peter Setiawan mengatakan bahwa kebijakan 32% oleh AS tentu akan berdampak pada pengusaha di Kaltara.

Peter mengungkapkan, dampak langsung akan dirasakan pengusaha yang mengeskpor hasil laut ke Amerika Serikat, dimana akan terjadi penurunan permintaan.

“Permintaan pasti menurun karena dari sana (AS) harga pasti tinggi dan disana konsumen belum tentu dapat membeli barang dengan harga tinggi pasti menurun akhirnya dampaknya luas ke kita juga khususnya pengusaha ekspor hasil laut,” jelas Peter Setiawan, Senin (7/4/2025).

Lebih lanjut, Peter Setiawan mengungkapkan bahwa di Kaltara khususnya Tarakan ada beberapa perusahaan ekspor hasil laut dengan tujuan AS, diantaranya PT SKA, PT Mustika, PT Bonansa, dan PT PMMD.

Produk ekspor perusahaan ini adalah udang, dengan kapasitas ekspor bervariasi seperti PT PMMD sekitar 60-70 persen dengan produk udang Black Tiger.

Terkait adanya kebijakan 32% AS, APINDO mengatakan para pengusaha gelisah meski informasi tersebut diketahui bahkan terus dipantau sejak tarif 10%.

“Informasi sudah di dapat dari rekan pengusaha dari tarif 10 persen naik lagi sampai 32 persen. Pengusaha gelisah merasa waduh gimana ini Amerika (naikan tarif 32%), kalau begini tidak bisa jalan, banyak keluhan dari pengusaha,” ungkapnya.

Menghadapi tantangan ini, APINDO pusat sudah menyarankan untuk mencari buyer baru selain AS, namun mencari buyer atau pembeli butuh waktu, dan tidak mudah.

Salah satu sarannya yakni negara Eropa atau negara tujuan lain, namun persoalan saat ini adalah negara lain hampir sama mengalami krisis ekonomi.

“Tidak gampang apalagi mencari market baru. Negara – negara tujuan lainya juga terdampak, mereka pengusaha dari luar sekarang kritis dan mencari produk termurah, makanan termurah harganya lebih murah, biasanya setelah Taiwan, India panen sudah selesai mereka mengambil lagi ke Indonesia,” bebernya.

Dengan adanya tarif baru ini, APINDO berharap tidak ada dampak bagi perusahaan maupun buruh seperti perusahaan tutup atau PHK.

Boikot produk tentu juga bukan solusi, pihak terkait perlu bersama – sama memikirkan ini dengan melihat efek apa yang akan terjadi selanjutnya sehingga tidak berdampak pada perusahaan dan pekerja.

“Kita harus memikirkan efek apa yang akan terjadi, sekali lagi pengusaha dan buruh satu rantai, harus dilihat dari segi resiko, ini pengusaha Indonesia karyawan Indonesia kita harus bijak melihat situasi ini,” saran APINDO.

Pihaknya menambahkan, saat ini ada potensi pasar untuk produk ikan yakni negara Rusia, namun sejauh ini untuk ekspor ke Rusia harus memiliki ijin lab nuklir dan di Indonesia masih terus dilakukan koordinasi untuk mengeluarkan hasil uji lab nuklir ke Rusia.

Peter mengatakan, mengingat kebijakan tarif ini masih baru, pihak APINDO masih menunggu dan melihat, tentu pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk memberikan masukan. (ary/Iik)

Tags: apindoborneoDonald TrumpEkonomiEksporFBFokusHeadlineimpor 32%ASKalimantanKaltaraUdang
ShareTweetSendShareSend

Berita Lainnya

Stok Aman, Harga Bapokting di Pasar Tradisional  Tarakan  Terpantau Normal
Ekonomi

Sepakati Win-Win Solution, Harga Serap Ayam di Tarakan Dipatok Rp28 Ribu/Kg

13 Januari 2026 15:42
Ekonomi

CIMB Niaga Luncurkan CIMB Private Wealth, Hadirkan Standar Baru dalam Pengelolaan Kekayaan bagi Nasabah HNWI

13 Januari 2026 13:10
Ekonomi

RDMP Balikpapan Diresmikan Presiden, Produksi BBM Nasional Meningkat

12 Januari 2026 21:48
Daerah

Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

12 Januari 2026 21:32
Daerah

Perumda Tirta Sungoi Sesayap Perkuat Layanan Melalui Edukasi Pelanggan

12 Januari 2026 19:36
Daerah

PELNI Balikpapan Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

12 Januari 2026 12:29
Next Post

Kapolda Kaltim Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran

Pesan Gubernur Rudy, Ajak Media Perbanyak Promosi Positif

Pangdam VI Mulawarman Hadiri Panen Raya dan Tanam Padi Serentak 14 Provinsi Secara Daring Bersama Presiden RI

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Disdik Tana Tidung Sosialisasikan SPMB, Istilah Baru Pengganti PPDB

    SK Paruh Waktu Diserahkan Februari, Ratusan Tenaga Kerja Kembali Aktif di Tana Tidung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KM Logistik Nusantara V Resmi Layani Tol Laut Tarakan Januari Ini, Layani Rute Surabaya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Karyawan PT Intraca Menuntut Penyatuan Saldo BPJS Ketenagakerjaan Akhirnya Ada Titik Temu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjaga Paru-Paru Tarakan, Tantangan KPH di Tengah Maraknya Perambahan dan Pemukiman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Terima Laporan OIKN, Presiden Prabowo Tekankan Percepatan Pembangunan IKN

14 Januari 2026 07:21

Sekjen Demokrat Herman Khaeron Boyong Rombongan DPP Ke Kaltara, Tekankan Pentingnya Soliditas  

14 Januari 2026 07:15
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP