Menu

Mode Gelap

Daerah · 29 Agu 2025

Harga Rumah di Balikpapan Naik Tipis, Penjualan Triwulan II-2025 Menurun


					Ilustrasi Bank Indonesia mendorong penyaluran kredit perumahan lewat KLM. Perbesar

Ilustrasi Bank Indonesia mendorong penyaluran kredit perumahan lewat KLM.

BALIKPAPAN,Fokusborneo.com – Kenaikan harga rumah di Balikpapan pada triwulan II-2025 tercatat lebih lambat dibandingkan awal tahun. Data Bank Indonesia menunjukkan harga rumah naik tipis 0,96 persen secara tahunan, lebih rendah dari kenaikan 1,31 persen pada triwulan I-2025.

Perlambatan terjadi terutama pada rumah tipe kecil dan menengah. Rumah kecil naik 0,38 persen, sementara rumah menengah hanya naik 0,42 persen.

Kondisi ini berimbas pada penurunan penjualan rumah di Balikpapan sebesar 11 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

width"400"
width"400"
width"400"

Bank Indonesia menilai perlambatan tersebut wajar karena permintaan pasar kembali normal setelah sebelumnya terdorong oleh pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

width"300"
width"400"
width"400"
width"400"
width"400"

“Kami melihat rumah tipe menengah kini menjadi pilihan utama masyarakat. Kehadiran cluster baru membuat konsumen lebih mudah mendapatkan rumah sesuai kebutuhan,” ujar Robi Ariadi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Kamis (28/8/2025).

width"300"
width"300"
width"300"
width"300"

Sebaliknya, rumah besar mengalami kenaikan harga lebih tinggi, yakni 2,07 persen. Namun, penjualannya menurun tajam hingga 25 persen karena jumlah peminat lebih sedikit dibanding rumah tipe lain.

width"400"
width"400"

Mayoritas pembelian rumah di Balikpapan tetap menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pada triwulan II-2025, 89 persen rumah dibeli lewat KPR, sedangkan 8 persen cicilan bertahap dan 3 persen tunai.

width"200"
width"300"

Robi menekankan bahwa Bank Indonesia akan terus mendorong pertumbuhan kredit di sektor perumahan melalui kebijakan likuiditas.

width"400"
width"400"

“Kami akan memperkuat insentif KLM agar bank lebih agresif menyalurkan kredit ke sektor properti, sehingga pasar perumahan tetap berjalan sehat,” katanya.

width"400"
width"400"

Kebijakan KLM adalah fasilitas likuiditas dari BI untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor prioritas, termasuk properti.

width"400"
width"400"

Menurut Robi, tren meningkatnya rumah tipe menengah menunjukkan konsumen kini lebih selektif dan menyesuaikan pembelian rumah dengan kemampuan finansial.

Bank Indonesia juga menilai tren ini menjadi sinyal bagi pengembang untuk menyesuaikan penawaran dengan kebutuhan pasar, termasuk ukuran rumah, lokasi, dan fasilitas yang diinginkan konsumen.

“Dengan kondisi ini, kami akan melakukan pemantauan terus-menerus pada pasar properti Balikpapan, untuk menjaga pertumbuhan sektor perumahan sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah,” tandasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Ketua Umum JMSI Jadi ‘Tokoh Media Berpengaruh’ Versi MAT 2025

29 Agustus 2025 - 12:03

Sosialisasikan Raperda Tenaga Lokal, Jufri Budiman Dorong Prioritaskan Warga Lokal

29 Agustus 2025 - 11:26

Pertamina Hulu Mahakam Selamatkan Nelayan di Perairan Kalimantan Timur

29 Agustus 2025 - 10:46

PEN 8.0 Warnai Sekolah Dasar di Kota Balikpapan, Dellian Jadi Inspirasi Anak Hebat yang Percaya Diri

29 Agustus 2025 - 09:30

DPMPTSP Balikpapan Percepat Layanan Perizinan Dorong Investasi Rp22 Triliun

29 Agustus 2025 - 09:09

Infrastruktur Jadi Prioritas, Pemkab Bulungan Tambah Anggaran Hingga Rp442,19 Miliar

29 Agustus 2025 - 07:50

Trending di Daerah