YOGYAKARTA, Fokusborneo.com – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Platinum Winner dalam ajang Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2026.
Predikat Platinum Winner diberikan kepada entitas perusahaan yang berhasil memperoleh penghargaan terbanyak untuk sektor Anak Usaha BUMN. Pencapaian itu sekaligus menjadi bukti konsistensi Grup PHI dalam membangun komunikasi yang terintegrasi, kredibel, dan berdampak. Malam puncak penghargaan PRIA 2026 berlangsung di Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta, pada Jumat (13/2/2026).
Ajang yang digelar oleh PR INDONESIA itu mengangkat tema Merajut Narasi dan Menguatkan Reputasi untuk Negeri untuk menegaskan pentingnya komunikasi strategis dalam membangun kepercayaan publik di era attention economy.
Pendiri sekaligus CEO majalah PR INDONESIA Asmono Wikan mengatakan, apresiasi ini diharapkan dapat mendorong kemunculan sosok humas atau public relations (PR) di level strategis.
“Diharapkan ke depan semakin banyak organisasi yang mampu menggerakkan dinamika kehumasan strategik,” ujar Asmono.
Acara puncak penghargaan dibuka oleh Aria Nugrahadi yang hadir mewakili Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kepercayaan menjadi aset paling bernilai di tengah derasnya arus informasi saat ini. Peran public relations tidak lagi administratif, melainkan strategis yang dapat menentukan keberlanjutan organisasi melalui pengelolaan isu yang proaktif dan berbasis data.

Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan transformasi fungsi komunikasi Perusahaan yang semakin strategis di lingkungan grup PHI.
“Penghargaan ini menegaskan komitmen kami dalam memosisikan komunikasi sebagai fondasi strategis yang memperkuat kinerja bisnis dan reputasi perusahaan. Di tengah dinamika industri energi dan ekspektasi publik yang terus meningkat, kami memastikan setiap narasi yang dibangun selaras dengan kinerja operasional, prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG, serta kontribusi nyata perusahaan bagi masyarakat dan negara,” ujarnya.
Dalam ajang PRIA 2026 ini, selain meraih Platinum Winner, PHI memboyong penghargaan pada beragam kategori, yakni Gold Winner INSAN PR INDONESIA (Dony Indrawan), Sustainability Report, Laporan Tahunan, Departemen PR, Kanal Digital (Aplikasi Portal PHI), Owned Media (Majalah Internal Energia Kalimantan Edisi 9), dan Public Affairs (Program Stakeholder Management).
Sejumlah penghargaan lainnya diterima anak perusahaan dan afiliasi PHI pada kategori Program Komunikasi Social Responsibility (SR), Subkategori Community Based Development. Hal tersebut menunjukkan konsistensi Grup PHI dalam mengintegrasikan strategi komunikasi dengan program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Di PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Program Konservasi Endemik Pesut Mahakam (Komik Pesut) berhasil meraih predikat Silver Winner. Program itu berfokus pada edukasi dan pelibatan masyarakat dalam pelestarian pesut sebagai satwa endemik Sungai Mahakam.
Program Komik Pesut menggabungkan pendekatan komunikasi kreatif dan aksi konservasi nyata untuk memperkuat kesadaran ekologis serta membangun kolaborasi multipihak dalam menjaga keanekaragaman hayati.
Anak perusahaan PHI lainnya, yakni PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), berhasil meraih Silver Winner melalui Program Semai Jamur dengan Cerdas dan Berwawasan Pangan (Semur Cendawan).
Program itu mengintegrasikan inovasi Eco Mushroom Integrated System dengan penguatan ketahanan pangan dan kewirausahaan masyarakat, sehingga menghadirkan solusi ekonomi yang adaptif sekaligus ramah lingkungan.
Sedangkan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) melalui Program Biokonversi Sampah Organik “Biokosmo” meraih Bronze Winner berkat pengembangan model ekonomi sirkular berbasis masyarakat. Inisiatif ini mendorong pengelolaan limbah organik menjadi produk bernilai guna sekaligus memperkuat kapasitas lingkungan dan ekonomi lokal secara terstruktur dan berkelanjutan.
Di wilayah pesisir Kalimantan Utara, afiliasi PHI, yakni PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field memperoleh Bronze Award melalui Program Akar Basah, yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat dengan pendekatan pemberdayaan berbasis potensi lokal, peningkatan kompetensi, serta pendampingan berkelanjutan.
Predikat Bronze Winner juga diraih oleh PEP Bunyu Field melalui Program Kerabat Bunyu yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas pemuda lokal melalui pembinaan kepemimpinan, keterampilan, dan kewirausahaan guna menciptakan dampak sosial-ekonomi jangka panjang.
PHI beserta anak perusahaan dan afiliasinya akan terus memperkuat perannya dalam komunikasi korporat dan pelaksanaan program tanggung jawab sosial guna mendukung pembangunan berkelanjutan serta memperkokoh kontribusi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan energi nasional secara aman, andal, dan berkelanjutan.
PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) merupakan bagian Subholding Upstream Pertamina yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Regional 3 Kalimantan yang meliputi Zona 8, Zona 9 dan Zona 10 sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam mencapai visinya menjadi perusahaan migas kelas dunia.
Melalui anak perusahaan dan afiliasinya yang bekerja sama dengan SKK Migas, PHI menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang inovatif di bidang Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Infrastruktur, dan Tanggap Bencana guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia. PHI berkantor pusat di Jakarta. Informasi lebih lanjut tentang PHI tersedia di https://phi.pertamina.com.(**)















Discussion about this post