Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Fokus · 15 Feb 2020 06:30 WITA ·

Color Run Ubah Nama Acara Hingga Konsep Kegiatan


Fachry Danny Arifin, Penangung Jawab Industri of Creatifity Tarakan Tahun 2020. Poto: Fokusborneo.com Perbesar

Fachry Danny Arifin, Penangung Jawab Industri of Creatifity Tarakan Tahun 2020. Poto: Fokusborneo.com

TARAKAN – Perihal usulan dan masukan terkait Colur Run dari berbagi organisasi pemuda dan masyarakat, seperti KNPI Tarakan, Pemuda Muhammadiyah, dan MUI Tarakan, panitia menyetujui usulan dan masukan tersebut.

Ada empat poin masukan dan langsung dirubah oleh panitia, yakni, nama acara, tanggal kegiatan, tempat acara, dan satu rangkaian kegiatan yang langsung dihapus atau ditiadakan.

“Pertama perihal nama, tadinya Indonesia Colur Run berubah Industri of Creatifity Tarakan Tahun 2020, kedua tanggal, yang tadinya tanggal 1 Maret dikatakan memperingati LGBT diundur 1 bulan menjadi 28 – 29 Maret 2020,” jelas Fachry Danny Arifin, Penangung Jawab Industri of Creatifity Tarakan, Jum’at (14/2/2020).

Fachry menambahkan yang ketiga adalah bubuk warna yang dianggap sebagai budaya asing, langsung ditiadakan atau dihilangkan, karena bubuk warna hanya sebagaian kecil dari rangkaian acara.

“Yang ke empat masalah tempat, kita menyerahkan ke Pemkot bagaimana keputusanya, bagaimana pertimbanganya terkait dengan acara dan konten terbaru kami, kalau Pemkot minta dipindahkan Insya Allah kami pindahkan,” katanya.

width"450"
width"425"

Nama dan konsep baru ini sudah disampaikan dan dipersentasikan langsung di kegiatan forum pertemuan dengan MUI Kota Tarakan.

“Kita sudah paparkan perubahan kegiatan kita seperti apa,” bebernya.

Terkait dengan persiapan, Industri of Creatifity Tarakan Tahun 2020, akan dilakukan koordinasi bersama OKP terutama yang sebelumnya telah memberikan masukan dan usulan, selanjutnya koordinasi dengan Pemkot sebagai pemegang keputusan.

“Jadi artinya sekali lagi kami menyerahkan segala keputusan itu kepada Pemkot,” tegasnya.

Fachry tegaskan perubahan nama acara, konsep dan kegiatan dipastikan berubah, meski induknya di Jakarta, Ia sebagai promotor wilayah diberikan delegasi, kewenangan untuk mengambil keputusan konsep acara di Kaltara.

“Kami sampaikan terimakasih kepada teman OKP, instansi tekait MUI Tarakan dan kepada semua pihak, atas masukan kepada kita, sehingga membuat kita lebih banyak belajar lagi, harapanya masyarakat tidak termakan berita Hoax diluar sana,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Tarakan Fajar Mentari mengatakan,bahwa pada prinsipnya OKP selalu membuka pintu kepada siapa pun yang punya itikad baik.

Secara keseluruhan, OKP tidak bisa mengatakan bahwa rundown acara sudah sepenuhnya baik, tapi tentunya tidak juga buruk. Mungkin lebih tepatnya masih dalam batas standar kewajaran.

“Terlepas jika masih ada yang dianggap bertentangan, namun secara pribadi saya harus objektif dalam menyikapinya, dalam arti jika kegiatannya itu sifatnya umum berlaku, maka saya juga tidak punya dasar yang kuat untuk menolaknya,” katanya.

Intinya pihaknya sudah tidak lagi mempersoalkan, karena tidak ada lagi ada alasan yang tepat untuk menolak maupun mendukung acara tersebut, setelah adanya perubahan dan perbaikan sesuai dengan kesepakatan.

Artinya tidak ada alasan untuk menolak dan mendukung acara tersebut, setelah adanya perubahan sesuai dengan kesepakatan.

“Panitia sudah berjanji komitmen dan konsisten memenuhi ketentuan, sesui harapan dan masukan dari kami, namun apapun hasil keputusan akhirnya, pastinya semua kami pulangkan kepada hak kepala daerah sebagai pemangku keputusan tertinggi,” tutupnya. (wic/iik)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 604 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Merdeka!! Merah Putih Kembali Berkibar di Gunung Rian Tana Tidung

18 Agustus 2022 - 15:11 WITA

Embung Binalatung Kering, 13 Ribu Pelanggan Terdampak

18 Agustus 2022 - 14:39 WITA

Duplikat Bendera Merah Putih dan Naskah Teks Proklamasi Kembali ke Monas Diiringi Kirab Budaya

18 Agustus 2022 - 07:52 WITA

Saat Farel Prayoga “Goyang” HUT ke-77 RI dengan Campur Sari

18 Agustus 2022 - 05:48 WITA

Ikuti Upacara HUT ke 77 RI, Ketua DPRD Kaltara Bertugas Bacakan Naskah Proklamasi

17 Agustus 2022 - 22:08 WITA

Bangga Kenakan Pakaian Daerah, Wujud Kecintaan Terhadap Keragaman

17 Agustus 2022 - 16:21 WITA

Trending di Advetorial
error: Alert: Content is protected !!