Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 24 Mei 2022 11:24 WITA ·

Hati – Hati Bisa Meledak! Bom Sisa Perang Dunia Ke II Tak Ada Tanggal Kadaluwarsanya


Bom Peninggalan Perang Dunia ke II di Tarakan. Foto: fokusborneo.com Perbesar

Bom Peninggalan Perang Dunia ke II di Tarakan. Foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Penemuan Bom berukuran jumbo kembali ditemukan warga di Tarakan, tepatnya di lokasi galian tanah di RT 11, Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara pada Minggu (22/5) lalu.

Karena alasan keamanan karena di lokasi terdapat pekerja dan terkadang tempat anak bermain, akhirnya Bom sempat dipindahkan.

Bom dengan ukuran panjang 1,5 meter, diameter 80 Centimeter dan berat sekitar 500 kilogram dipindahkan menggunakan alat berat jenis loader.

Mengetahui hal tersebut, Polsek Tarakan Utara AKP Kistaya mengatakan Bom pertama kali ditemukan oleh Jator (pemilik lahan) dan baru dilaporkan pada hari Senin.

“Penemuannya malam, tapi kami imbau jika menemukan bom segera laporkan dan kalau bisa jangan dipindahkan, kita kawatir pada saat dipindahkan meledek,” katanya, Senin (23/5/2022).

Ia menegaskan, masyarakat harus hati-hati jika kita tahu perlakuannya Bom bisa meledak.

Senada juga ditegaskan, PS Panit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltara, Bripka Budiyono. Ia mengatakan bahwa untuk jenis Bom militer tidak ada kadaluwarsanya meski sudah jelek seperti apa masih aktif.

“Jika menemukan Bom sisa perang dunia ke II agar segera melaporkan ke pihak terkait tidak usah otak atik,” tegasnya.

Melihat dari bentuknya, ini merupakan Bom pesawat udara yang dilemparkan lewat pesawat karena ada baling-baling sebagai penyeimbang.

“Kita tidak tahu barang sudah dilontarkan atau dari awal disitu, takutnya kalau sudah dilontarkan susunan di dalam sudah berubah dan itu yang kita takutkan jika di otak Atik bisa meledak,” ungkapnya.

Maka diimbau masyarakat jika menemukan Bom serupa peninggalan perang dunia ke II segera melapor.

Bripka Budiyono menambahkan, di Tarakan sudah 3 kali ditemukan Bom serupa dengan ukuran besar pertama di area Sebengkok ada 3 buah bom, kemudian tahun lalu di Sebengkok Tiram 1 buah dan terakhir di RT 11 Kelurahan Juata Kerikil. (wic/Iik)

 

 

Artikel ini telah dibaca 187 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Raih Penghargaan Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik

29 Juni 2022 - 20:39 WITA

Peringati Harganas, Kodim 0907/Trk Gandeng BKKBN Gelar KB Kesehatan Cegah Stunting

29 Juni 2022 - 20:14 WITA

Menunggu 11 Tahun, 68 Calon Jamaah Haji Tarakan Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci

29 Juni 2022 - 15:10 WITA

RT Karang Anyar Bersatu Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Jalan Aki Balak

29 Juni 2022 - 10:52 WITA

Terduga Lesbian Tanjung Pasir Pertanyakan Alasan Akan Diusir, Mereka Siap Rehabilitasi

28 Juni 2022 - 23:50 WITA

Gubernur Berikan Bantuan di Dua Lokasi Kebakaran

28 Juni 2022 - 23:44 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!