Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Fokus · 1 Jun 2022 15:31 WITA ·

Diputus Tidak Bersalah, Arief Hidayat Akan Kembali Bertugas Sebagai Anggota DPRD


Khaeruddin Arief Hidayat. Foto: ist Perbesar

Khaeruddin Arief Hidayat. Foto: ist

TARAKAN – Permintaan banding Penasehat Hukum terdakwa kasus mark up pengadaan lahan Kantor Kelurahan Karang Rejo, Kota Tarakan diterima Pengadilan Tinggi Samarinda dan telah mendapatkan putusan.

Ketiga terdakwa atas nama Khaeruddin Arief Hidayat, Haryono dan Sudarto diputus bebas dan dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tidak pidana yang didakwakan.

Setelah amar putusan ini pada tanggal 30 Mei 2022, akhirnya Khaeruddin Arief Hidayat bersama dua orang lainya keluar dari tahanan Lapas Kelas II A Tarakan.

Pada Rabu sekitar pukul 00.01 Wita dini hari Khaeruddin Arief Hidayat keluar dari Lapas Tarakan dan langsung menemui awak media yang telah menunggu.

“Alhamdulillah bahwa putusan banding diberikan kebebasan dan tentu saya mudahan bisa kembali beraktifitas seperti biasanya,” ujar Arief Hidayat.

Lebih lanjut Ia mengatakan, selama di Lapas banyak pengalaman dan hikmahnya yang bisa didapat sehingga ini menjadi pembelajaran serta menjadi penyemangat

“Insya Allah saya akan kembali bertugas sebagai anggota DPRD Kaltara karena sampai sekarang tentu saya masih terdaftar sebagai anggota DPRD,” katanya.

Usai keluar dari tahanan, Arief Hidayat akan bertemu dengan teman-teman dan keluarga dan selanjutnya berkantor seperti biasanya.

Sebagai informasi, dalam putusan banding yang turun Senin (30/5/2022) ini memvonis bebas terhadap semua dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada ketiga terdakwa. Disebutkan dalam laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Samarinda, putusan banding tersebut dikeluarkan dengan nomor 7/PID.TPK/2022/PT SMR Amar Putusan Banding.

Ketua Majelis Hakim Purnomo Amin Tjahjo SH, MH menyatakan menerima permintaan banding dari Penuntut Umum dan Penasehat Hukum Terdakwa.

Selain itu, PT Samarinda juga membatalkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Samarinda Nomor 11/Pid. Sus-TPK/2022/PN Smr tanggal 30 Maret 2022 yang dimintakan banding. (wic/Iik)

Artikel ini telah dibaca 330 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Menunggu 11 Tahun, 68 Calon Jamaah Haji Tarakan Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci

29 Juni 2022 - 15:10 WITA

Terduga Lesbian Tanjung Pasir Pertanyakan Alasan Akan Diusir, Mereka Siap Rehabilitasi

28 Juni 2022 - 23:50 WITA

BNNP Kaltara Musnahkan 22,8 Kilogram Narkoba

27 Juni 2022 - 13:53 WITA

6 Kios Semi permanen di Jalan Aki Balak Ludes Terbakar

27 Juni 2022 - 07:44 WITA

DPD PAN Tarakan Siap Gelar Rakerda, Ini Poin Penting yang Dibahas Hadapi Pemilu 2024

25 Juni 2022 - 17:15 WITA

Diduga Puluhan Pasangan LGBT Tinggal di Pemukiman Tanjung Pasir, Warga Menolak Keras

25 Juni 2022 - 16:19 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!