JAKARTA, Fokusborneo.com – Komitmen terhadap aspek keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) dalam menjalankan kegiatan operasional perusahaan, Subholding Upstream Pertamina meraih tiga penghargaan Patra Adikriya Bhumi Tahun 2026. Tiga penghargaan tersebut diraih oleh PT PHE ONWJ Regional 2 Zona 5 serta JOB Pertamina Medco E&P Tomori untuk kategori Patra Adikriya Bhumi Utama, dan PT PEPC Regional 4 Zona 12 untuk kategori Patra Adikriya Bhumi Madya.
Patra Adikriya Bhumi merupakan penghargaan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) di Lingkungan Pertamina dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian, peran aktif dan memotivasi seluruh unit operasi dan anak perusahaan dalam mengimplementasikan instruksi, komitmen dan target perusahaan guna terwujudnya Operational Excellence.
Penyerahan Penghargaan Patra Adikriya Bhumi Tahun 2026 dilakukan saat pembukaan kegiatan Peringatan Bulan K3 Tahun 2026 dan Leaders Forum yang dilaksanakan di Jakarta pada Kamis (22/1/2026). “Penghargaan ini bukti bahwa komitmen Subholding Upstream terhadap keselamatan yang nyata di lapangan dengan tidak adanya Lost Time Injury (LTI) dan Fatality di lapangan. Ini sesuai dengan tagline kegiatan Bulan K3 di lingkup Subholding Upstream, yakni Saling Jaga, Saling Peduli, Semua Selamat,” ujar VP HSSE Subholding Upstream Pertamina, Defrinaldo.
Bulan K3 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh insan Subholding Upstream Pertamina terhadap aspek kesehatan dan keselamatan kerja. Melalui peringatan Bulan K3, Subholding Upstream Pertamina berharap dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kepedulian pekerja serta mitra kerja terhadap penerapan HSSE. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara Subholding Upstream dengan Regional, Zona, serta Anak Perusahaan dalam rangka meningkatkan kualitas penerapan nilai, aspek, dan budaya HSSE secara berkelanjutan.
Subholding Upstream Pertamina terus mencatatkan kinerja positif dalam aspek HSSE. Sepanjang tahun 2025, Subholding Upstream Pertamina berhasil mencatatkan capaian jam kerja selamat (safe man hours) sebesar 7.036.104 jam dengan total tenaga kerja 126.255 orang per hari dan jam kerja sebanyak 322.627.734 jam.
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.(**)















Discussion about this post