Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 14 Sep 2022 16:39 WITA ·

Tak Direstui Nikah, Seorang Anak Tikam Ibunya Hingga Meninggal


Kasat Reskrim Polres Tarakan, Iptu Muhammad Aldi Perbesar

Kasat Reskrim Polres Tarakan, Iptu Muhammad Aldi

TARAKAN – Seorang pria bernama (inisial) MS (33) tega menikam ibu kandung sendiri hingga meninggal dunia karena tidak direstui untuk menikah.

Kejadian penikaman tersebut terjadi pada Sabtu (10/9) di Jalan P Aji Iskandar RT 11 Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan.

Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Aldi mengungkapkan, saat ini pelaku inisial MS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Mako Polres Tarakan.

“Kami sudah menetapkan tersangka kepada yang bersangkutan terkait dengan kejadian kemarin dan juga kami telah melakukan penahanan di Mako Polres Tarakan,” ungkap Kasat Reskrim, Selasa (13/9/2022).

Muhammad Aldi menjelaskan, kronologi kejadian tersebut terjadi pada 10 September 2022 sekitar pukul 18.30 Wita, bahwa ada informasi dari masyarakat dan Polsek Tarakan Utara dimana telah terjadi penikaman dan korbanya sampai meninggal dunia.

Setelah dilakukan pendalaman lebih lanjut kepada tersangka dan saksi, tersangka sebelumnya sempat berdebat dengan korban inisial SL (59) yang merupakan ibu kandung sendiri. MS (33) dia sebelumnya meminta kepada ibunya (korban) untuk menikah namun penyampaian dari ibu atau korban dia belum bisa mengiyakan terkait kemauan tersangka.

Atas dasar ini tersangka merasa emosi dan juga ia langsung seketika mengambil pisau, menunggu ibunya yang sedang mandi. Setelah selesai mandi korban keluar, pada saat keluar itu langsung di lancarkan aksi tersangka dengan menikam sebanyak 10 kali tusukan menggunakan badik kira – kira panjang 25 centimeter

“Arah tusukan jelas 10 tusukan ke arah perut, dada, lengan sebelah kiri, daerah pinggang dan punggung belakang dan korban meninggal di tempat,” terangnya.

Saat ini Satreskrim Polres Tarakan sudah memeriksa 7 saksi baik keluarga maupun warga yang sempat melihat kejadian.

Proses penyidikan masih akan terus dilakukan pengembangan, Satreskrim juga akan melibatkan psikolog atau psikiater dalam pemeriksaan pelaku. (wic/Iik)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 876 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Tarakan akan bawa Persoalan Sengketan Lahan di Kawasan Bumi Perkemahan Binalatung ke Kemenhan

26 September 2022 - 19:42 WITA

Tanah Longsor di Jalan Anggrek, Ibu dan 3 Anak Nyaris Jadi Korban 

26 September 2022 - 17:46 WITA

Presiden: Ekonomi Digital Pesat, _Startup_ Indonesia Punya Banyak Peluang

26 September 2022 - 17:34 WITA

Tanggapi Dugaan Kasus Suap dan Korupsi, Presiden: Semua Sama di Mata Hukum

26 September 2022 - 17:22 WITA

Lantik 39 Pejabat, Gubernur Titip Tiga Hal

26 September 2022 - 17:16 WITA

Oknum Guru SMK di Tarakan Diduga Cabuli Siswinya

26 September 2022 - 16:31 WITA

Trending di Fokus
error: Alert: Content is protected !!