Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 2 Des 2022 15:22 WITA ·

Resmob Polres Tarakan Bekuk Pelaku Penggelapan DumpTruck di Talisayan


Tampak pelaku AR (44) saat diamankan personel Resmob Polres Tarakan, Selasa (22/11/2022). Foto : Dokumentasi Humas Polres Tarakan Perbesar

Tampak pelaku AR (44) saat diamankan personel Resmob Polres Tarakan, Selasa (22/11/2022). Foto : Dokumentasi Humas Polres Tarakan

TARAKAN – Setelah sempat melarikan diri sampai ke Berau, Provinsi Kalimantan Timur, AR (44) pelaku penggelapan mobil truck berhasil dibekuk personel Resmob Polres Tarakan pada Selasa (22/11/2022).

AR sebelumnya dilaporkan terlibat dalam kasus menjual satu unit mobil dump truk yang ternyata milik majikan tempat ia bekerja dan berhasil dibawa menyeberang ke Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara.

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Tarakan IPTU Muhammad Aldi.K.A,S.T.K.,S.I.K.,M.H melalui Kaur Bin Ops(KBO), IPDA Febri Fatahillah Ramadhan, S.Tr.K mengungkapkan pada 22 November 2022, dalam proses penangkapan tersangka AR, Polres Tarakan bekerja sama dengan personel Polres Talisayan dan pihak personel Polsek Talisayan lebih dulu mengamankan tersangka saat berada di Kabupaten Berau Kalimantan Timur.

width"450"

Adapun dilanjutkan IPDA Febri Fatahillah Ramadhan, S.Tr.K, kasus ini terkuak setelah korbannya melapor ke SPKT Polres Tarakan pada Sabtu (19/11/2022).

“Pada Sabtu tanggal 19 November sekitar pukul 08.30 WITA, pelapor atau korban menyampaikan ingin menjual dump truck roda enam, kemudian pelapor bertemu dengan terlapor (AR) di depan salah satu toko pelapor di Jalan Aji Iskandar RT 1 Kelurahan Juata Permai,” bebernya.

Selanjutnya, AR pun membawa mobil tersebut dengan alasan ingin menawarkan kepada keluarga AR dan keesokan harinya pelapor mulai mencurigai AR. Saat itu, pihak pelapor alias korban belum ada kesepakatan harga penjualan.

“Karena ada indikasi digelapkan, pelapor kemudian datang ke Pelabuhan Veri mengecek dan menanyakan mobil dumpt truck roda enam dan dapat informasi dari penjual tiket bahwa mobil tersebut bernopol 8360 GD telah dikirim terlapor alias AR menggunakan kapal veri menuju KTT,” lanjutnya.

Korban alias pelapor langsung melaporkan AR ke pihak kepolisian. Dari kasus ini, korban mengalami kerugian Rp 225 juta.
Terhadap pelaku lanjutnya, sudah berhasil diamankan berikut barang bukti mobil dumpt truck yang dibawa terlapor sampai ke Kecamatan Talisayan.

“Modusnya itu supaya lolos, menggunakan nama bosnya biar mudah ke kapal veri itu. Awalnya dia mau melarikan dulu, dia belum sempat jual saat itu, karena dalam perjalanan langsung koordinasi dengan Polsek Talisayan,” jelasnya seraya menambahkan, pelaku AR dikenakan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan. (HumasResTrk)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 402 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemerintah Siapkan 47 Apartemen untuk ASN, TNI, Polri di IKN

31 Januari 2023 - 07:07 WITA

Rakor Penanggulangan Inflasi, Antisipasi Menjelang Panen

30 Januari 2023 - 23:19 WITA

Pimpin Ratas, Presiden Minta Jajaran Waspadai Inflasi dan Kenaikan Harga

30 Januari 2023 - 23:11 WITA

Gerindra Minta Kenaikan Ongkos Haji Rp 69 juta Dikaji Ulang: Terlalu Berat untuk Rakyat

30 Januari 2023 - 22:54 WITA

LTABI 2022, Komitmen BI untuk Indonesia Maju

30 Januari 2023 - 18:49 WITA

Menuju Satu Dekade JKN: Kontribusi BPJS Kesehatan Mewujudkan Indonesia Lebih Sehat

30 Januari 2023 - 18:35 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!