• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Nasional

Ulama Perempuan : Jangan Khawatir, yang Mendukung RUU TPKS Lebih Banyak

by Redaksi
13/01/2022
in Nasional, Politik
A A
Ulama Perempuan : Jangan Khawatir, yang Mendukung RUU TPKS Lebih Banyak

Ilustrasi

JAKARTA – Anggota Jaringan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), Nur Rofiah dalam pertemuan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani bersama tokoh perempuan lain, menyebut penolakan terkait Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) atas nama agama Islam hanya bersifat parsial.

Menurutnya umat Islam yang mendukung lebih banyak dari pada yang menolak RUU inisiatif DPR tersebut.

Baca Juga

Datangi KemenPU, Pemprov dan DPRD Kaltara Perjuangkan Akses Jalan Lembudu – Binuang di Perbatasan

Diwakili Kesbangpol, Bupati Tana Tidung Sampaikan Arah Politik pada Pembukaan Musda Golkar

Dorong Pemilu Ramah Disabilitas, Bawaslu Tarakan Siap Hadirkan Solusi untuk Pemilih Tuli di TPS

Sapa Warganet, Supa’ad Tunaikan Janji Beri Hadiah Pemenang Kuis Piala Dunia

Nur mengaku telah menginisiasi istighasah virtual yang diikuti ratusan pesantren untuk mendoakan agar RUU TPKS segera disahkan.

“Jadi kalau sampai ada yang menolak RUU TPKS menjadi Undang-Undang atas nama Islam jangan khawatir Mbak Puan, karena yang mendukung jauh lebih banyak,” ujar Nur Rabu (12/1/22).

Bagi Nur bagaimana seseorang dilahirkan adalah hal yang tidak bisa dipilih, termasuk dilahirkan sebagai perempuan.

Namun perempuan kerap mendapat perlakuan yang tidak adil, karena hal yang berada di luar kuasa mereka.

“Perempuan sangat rentan mengalami ketidakadilan. Misalnya stigmatisasi, marginalisasi, suberinasi, kekerasan karena hanya ‘menjadi’ perempuan,” tuturnya.

Ilustrasi

Nur mengatakan RUU TPKS dapat membantu mewujudkan salah satu tujuan Islam yakni sistem kehidupan yang adil bagi semua orang. Karena Islam melarang kedzaliman dan ketidakadilan, termasuk bagi perempuan.

“RUU TPKS dapat segera disahkan dan menjadi payung untuk tiap perempuan agar mendapat keadilan dan mendapat perhatian yang memadai. Tujuan Islam adalah mewujudkan sistem kehidupan yang menjadi anugerah bagi semesta termasuk untuk perempuan,” pungkas Nur.

Dukungan serupa sempat dilontarkan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Ketua Korps PMII Putri Cabang Lamongan Rifa Nur Diana Arofa mengatakan RUU TOPS mendesak agar terbentuk jelas sistem yang bisa menghapus kekerasan seksual.

“Dengan disahkannya RUU ini, kita dapat melindungi bangsa kita dengan menciptakan sistem pencegahan, pemulihan, penanganan, dan rehabilitasi yang benar-benar dapat menghapuskan kekerasan seksual,” ungkap Rifa dikutip dari beritajatim.com.

Ketua DilustrasiPR RI Puan Maharani. Foto : Istimewa.

Menanggapi aspirasi Puan Maharani mengatakan dirinya memahami akan mendesaknya RUU TPKS. Namun ia menekankan, agar semua pihak mengikuti prosedur dan memberi waktu untuk lebih luas menjaring aspirasi masyarakat dari berbagai lapisan.

“Apa yang terjadi di agama Islam tentu beda dengan di agama Kristen, apa yang di agama Kristen tentu beda dengan apa yang biasa kita lakukan di agama Islam dan lain sebagainya. Masukan yang tadi sudah disampaikan oleh ibu, mbak, adik-adik, dan mas-mas ini semua tentu saja memberikan saya kekuatan untuk bisa melaksanakan ini sebaik baiknya,” kata Puan.(**)

Tags: DPR RIKetua DPR RIKongres Ulama Perempuan IndonesiaKUPIPuan MaharaniRancangan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan SeksualRUU TPKS

Berita Lainnya

Datangi KemenPU, Pemprov dan DPRD Kaltara Perjuangkan Akses Jalan Lembudu – Binuang di Perbatasan
Parlemen

Datangi KemenPU, Pemprov dan DPRD Kaltara Perjuangkan Akses Jalan Lembudu – Binuang di Perbatasan

27 Juli 2026 11:43
Daerah

Diwakili Kesbangpol, Bupati Tana Tidung Sampaikan Arah Politik pada Pembukaan Musda Golkar

26 Juli 2026 15:59
Dorong Pemilu Ramah Disabilitas, Bawaslu Tarakan Siap Hadirkan Solusi untuk Pemilih Tuli di TPS
Politik

Dorong Pemilu Ramah Disabilitas, Bawaslu Tarakan Siap Hadirkan Solusi untuk Pemilih Tuli di TPS

25 Juli 2026 12:10
Sapa Warganet, Supa’ad Tunaikan Janji Beri Hadiah Pemenang Kuis Piala Dunia
Parlemen

Sapa Warganet, Supa’ad Tunaikan Janji Beri Hadiah Pemenang Kuis Piala Dunia

25 Juli 2026 10:28
Sinyal Lemot di Ibu Kota, DPRD Kaltara Semprot Penyedia Layanan
Parlemen

Sinyal Lemot di Ibu Kota, DPRD Kaltara Semprot Penyedia Layanan

24 Juli 2026 08:38
Perkuat Sektor Konstruksi, DPRD Kaltara Dorong Sinergi GAPENSI dan Pemerintah
Parlemen

Perkuat Sektor Konstruksi, DPRD Kaltara Dorong Sinergi GAPENSI dan Pemerintah

24 Juli 2026 07:56
Next Post

Kerukunan dan Toleransi Umat Beragama, Kunci Tingginya Indeks Kebahagiaan Kaltara

Gubernur Terus Upayakan Pembangunan Kanwil Kemenkumham Kaltara

Resmikan Aplikasi Uncle jek, Gubernur Apresiasi Inovasi Anak Muda Kaltara

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Di Gerbang Pesantren, Pelukan dan Doa Ibrahim Ali untuk Putri Sulung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Niat Menolong Berujung Petaka, Mahasiswa di Tarakan Ditikam Begal di Gusel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kaltara Raih Hibah Internasional Rp19,99 Miliar untuk Restorasi Mangrove 2026–2028

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan 82 ASN di Tana Tidung, Bupati Tekankan Kinerja dan Integritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Komitmen untuk Masyarakat, Pelantikan PKK Karang Anyar Diwarnai Penyaluran Makanan Tambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Polresta Bulungan Hadiri dan Kawal Penutupan MTQ ke-21 Tingkat Kecamatan Tanjung Selor

27 Juli 2026 12:36

Kecamatan Tarakan Barat Pastikan Insentif RT Cair Tepat Waktu Tiap Bulan

27 Juli 2026 12:16
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP